Penggunaan E-Toll Sama Saja Perampokan Yang Dilegalkan

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Sebagian masyarakat di Tanah Air akan melangsungkan mudik atau pulang ke kampung halaman jelang hari raya Idul Fitri. Manghadapi ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar pemudik bisa lancar melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Mulai dari program mudik gratis hingga pembangunan jalan tol bagi pengguna kendaraan pribadi. Namun demikian, politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean justru melihat sisi lain dari mudik musim lebaran ini.

Ferdinand yang menjabat sebagai Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat ini malah melihat ada celah kerugian yang bisa dialami masyarakat.

“Operatol tol akan mengantongi triliunan rupiah uang rakyat di kartu tol. Terlepas dipakai atau tidak oleh rakyat, cara ini sebetulnya merugikan rakyat dan memberi keuntungan tersendiri bagi operator. Bunga uang triliunan itu besar sekali,” kata Ferdinand di akun Twitternya, Rabu (29/5/19).

- Advertisement -

Hampir seluruh pintu tol yang digunakan menggunakan uang elektronik atau e-tol l card. Dilihat dari ini, ia pun mengestimasi akan banyak uang rakyat yang mengendap di rekening operator tol.

“Berapa juta pemilik mobil yang akan mengisi e- toll card mereka dengan nilai 500 ribu-1 juta rupiah? Kalikan dengan jutaan masyarakat,” tanya Ferdinand.

“Ini angka yang fantastis dikumpulkan dalam sesaat oleh operator. Uang rakyat mengendap di rekening operator. Ini perampokan yang dilegalkan dengan aturan,” tandasnya. (rmol)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

INALUM Dorong Kolaborasi Global dalam Industri Aluminium di Fastmarkets Bauxite & Alumina 2025

mimbarumum.co.id – Dalam rangkaian acara Fastmarkets Bauxite & Alumina Conference 2025 yang berlangsung di Miami, Welcoming Dinner bertema “Indonesian...