Peluncuran Buku “Serta Ginting Sang Centeng Ke Senayan”

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Tokoh politik senior juga mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Drs HN Serta Ginting memperingati ulang tahun (ultah) dirinya ke 72 tahun di Medan Club Jalan RA Kartini Medan, Kamis (28/3/2019) malam. Peringatan ultah tersebut dibarengi dengan peluncuran buku “Serta Ginting Sang Centeng ke Senayan” .

Turut hadir dan memberikan sambutan Wakil Ketua DPRD Sumut, Ruben Tarigan, Walikota Medan diwakili Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Pemko Medan, Darussalam Pohan, mantan Bupati Karo Prof Meneth Ginting, dan para pimpinan dan pensiunan PTPN III, sejumlah tokoh pemuda dan masyarakat Karo hingga ratusan rekan Serta Ginting. Serta Ginting pada kesempatan itu didampingi isterinya Mukhrina Siregar, anak dan kerabatnya.

Serta Ginting menyampaikan sejumlah perjalanan hidupnya yang juga dituliskan dalam buku yang ditulis Christian Orchard Perangin-angin dan Dini Usman.Biografi dirinya mulai dari tempat kelahirannya di Munthe, Kabupaten Karo pada tanggal 28 Maret 1947. Hingga jabatannya di pemerintahan  dimulai sebagai anggota DPRD Labuhanbatu selama 3 periode , Anggota DPRD Provinsi Sumut selama 1 periode lebih dan Anggota DPR RI satu periode.

Dia menjelaskan jabatan di pemerintahan yang diraihnya bukan merupakan hal mudah, namun penuh dengan perjuangan dan jalanan yang berliku . Serta mengaku anak kampung di Tanah Karo yakni Desa Lau Prenggunen di Kecamatan Lau Baleng, semasa kecilnya dikenal pemberani dan gemar berkelahi jika ada yang tidak benar menurutnya.

- Advertisement -

Di masa kecilnya, Serta Ginting merupakan anak pasangan Lelang Abdul Hadi Ginting (ayah) dan Muat Bana br Sembiring (ibu) juga sudah memiliki bakat mengatur atau memimpin. Sehingga dengan berbekal keberanian, Serta Ginting usai tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memutuskan merantau dengan bekal apa adanya ke Kota Kabanjahe, Karo dengan menumpang pedati yang ditarik kereta lembu dan menaiki bus umum yang saat itu sangat langkah.

Saat tiba di Kota Kabanjahe dirinya tinggal bersama pamannya sembari membantunya di lahan pertanian hingga membantu kerajinan pertukangan emas.

Selama di Kabanjahe, Serta  mampu menamatkan SMEA dengan penuh perjuangan. Sebab di masa SMEA, pergaulannya makin banyak dan berada di lingkungan terminal hingga ikut dalam satu kelompok pencopet meskipun hanya pertama dan sekali saja dilakukannya. “Sebab  saya dimarahi komandan pencopetnya karena tidak sukses mencopetnya. Karena uang yang saya copet dari orang tidak sepenuhnya saya ambil, karena saya merasa kasihan sehingga saya langsung dikeluarkan dari kelompok,” katanya.

Lebih lanjut usai Serta menjelaskan kisah hidupnya merantau ke Kota Medan hingga  Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu. Semasa di Kota Medan dan Rantau Prapat, serta hidup sebagai gelandangan dan mencari rezeki di sejumlah bioskop di Medan dan Rantau Prapat yang saat itu penuh dengan perkelahian.

Akhirnya ,serta Ginting bertemu dengan seorang ADM di Kebun Merbau Selatan bernama Raja Ngaku Singarimbun dan membawanya tinggal di rumah perkebunan. Semasa tinggal di perkebunan tersebut, Serta Ginting semasa kecil dan remajanya dikenal pemberani dan gemar berkelahi menunjukkan kiprahnya , dengan mampu menjaga areal perkebunan tempat tinggalnya dari aksi maling atau pencurian.

Kemampuan Serta Ginting menjaga hasil perkebunan dari aksi pencurian tersebut akhirnya menyebar ke areal perkebunan lainnya hingga ke para pimpinan perkebunan di pusat. Sehingga dengan prestasinya tersebut, Serta Ginting akhirnya diberikan kepercayaan untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu hingga tiga periode dari Partai Golkar.

Usai menjajaki kursi DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Serta Ginting melanjutkan karir politiknya di Golkar Sumut hingga mampu menduduki kursi DPRD provinsi Sumut. Meski begitu , karirnya di perkebunan tetap diikutinya hingga menduduki posisi Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN III.

Semasa menduduki kursi DPRD Sumut, Serta Ginting juga sempat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Sumut namun tidak tercapai. Usai menduduki kursi DPRD Sumut dengan posisi Wakil Ketua DPRD Sumut, Serta melanjutkan karirnya ke DPR RI selama satu periode.

Sementara itu, mantan Bupati Karo, Meneth Ginting yang juga sahabat dekat dan kecil Serta Ginting pada sambutannya mengaku bangga memiliki putra terbaik Karo yang sukses menduduki posisi penting di pemerintahan. Keberhasilan Serta saat ini menurut Meneth Ginting tersebut tidak terlepas dari sosoknya yang dikenal ramah dan gemar membantu siapa saja yang membutuhkannya.

“Keberhasilan Serta ini mungkin karena dirinya mengamalkan apa yang dianjurkan orangtuanya, yakni bersikap ramah dan bantulah pada siapa saja yang membutuhkan. Selain  itu rajinlah beribadah dan hindarilah berurusan atau masalah dengan tentaraz,”katanya. (mal)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Komunitas Indonesia Tionghoa Berikan Kursi Roda ke Warga Medan Johor Mengalami Sakit

mimbarumum.co.id - Komunitas Indonesia Tionghoa (KITA) berbagi kasih kepada warga Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan dengan...