Pascasarjana UMA Seminarkan Penentu Keberhasilan Perkebunan Sawit

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Program Pascasarjana Universitas Medan Area (PPs UMA) Program Studi Doktor Ilmu Pertanian, Magister Agribisnis, dan Magister Manajemen menggelar Seminar Internasional “Penentu Keberhasilan Pengelolaan Perkebunan Sawit di Indonesia” pada 11 Februari 2023 di Convention Hall Gedung D FE Kampus 2 UMA, Jalan Sei Serayu Medan.

Ketua Panitia Seminar Internasional, Prof. Ir. Zulkarnain Lubis MS Ph.D yang juga Ketua Prodi Doktor Ilmu Pertanian UMA, Jumat (17/2/2023) mengatakan, seminar internasional ini digelar agar mahasiswa bisa mengetahui pengelolaan perkebunan sawit yang berhasil.

Seminar internasional menampilkan tiga narasumber, yakni Director Sustainability SIPEF Group, Sander Van den Ende mengupas tentang “Suistanable Management for The Success of Oil Palm”.
Narasumber kedua, Kepala Bagian Operasional Tanaman PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Oshutri Anwar memaparkan strategi meningkatkan produksi (Strategy to Increasing Yield).

Sedangkan narasumber ketiga, Jaya Raj Balasubramamiam, mewakili PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) membahas kiat-kiat keberhasilan perusahaan tersebut meningkatkan produksi.

- Advertisement -

Karena narasumber yang ditampilkan dari perusahaan-perusahaan perkebunan yang bagus. Misalnya PT LNK merupakan perusahaan gabungan asing dan PTPN II. Lalu SIPEF merupakan perusahaan murni asing. Sedangkan PTPN III murni perusahaan BUMN.

“Jadi kita ingin bandingkan di antara narasumber sehingga menjadi bahan diskusi bagi mahasiswa. Mahasiswa bisa membandingkan antara teori/texbook dengan apa yang ada di lapangan. Karena narasunber yangndihadirkan kombinasi sumber daya dengan manajemen,” kata Prof Zul Lubis.

Direktur Program Pascasarjana UMA Prof Dr Ir Retna Astuti K, MS mengatakan, SIPEF Group, PT LNK dan PTPN III telah memberikan sumbangsih yang besar bagi pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Dengan demikian, narasumber yang dihadirkan sangat sejalan dengan Program Studi Doktor Ilmu Pertanian UMA yang salah satu konsentarsinya pada perkebunan tropis dan salah satu kajiannya adalah sawit, selain kopi, karet dan kakao.

Sedangkan Director Sustainability SIPEF Group, Sander Van den Ende dalam paparannya menjelaskan, SIPEF Group adalah Perusahaan Modal Asing (PMA) berbentuk Holding Company yang bergerak di bidang agroindustri.

SIPEF dikhususkan untuk produksi komoditas pertanian tropis berkelanjutan bersertifikat, terutama minyak sawit. Ini juga menghasilkan pisang, karet, dan teh berkelanjutan bersertifikat. Kegiatan padat karya ini dikembangkan di Indonesia, Papua Nugini dan Pantai Gading.

Narasumber lainnya, Oshutri Anwar menuturkan, PTPN III bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan. Komoditi yang diusahakan adalah kelapa sawit, karet, dan aneka tanaman lainnya. Dari tanaman yang dikelola itu, sawit mendominasi sebanyak 80 persen. Saat ini bahkan karet tinggal 12 persen lagi yang dikelola di perkebunan milik BUMN itu.

Reporter : M Nasir

 

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

15 Program Studi di USU Raih Akreditasi Internasional

mimbarumum.co.id - Menunjang World Class University (WCU), Universitas Sumatera Utara (USU) telah berhasil menjadikan 15 program studi terakreditasi internasional. Kepastian...