Motif Pembunuhan Sadis Fitri Yanti Terkuak

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Jatanras Polrestabes Medan mengungkap motif dibalik pembunuhan sadis Fitri Yanti. Satu orang tersangka diringkus di kawasan Riau kemarin.

Tersangka nekat menggoorok leher Yanti lantaran minta dibelikan rumah. Namun tersangka tak bisa menyanggupinya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah Tobing, Kamis (24/9/2020) mengatakan tersangka FP yang merupakan suami siri korban sebelumnya telah merencanakan aksinya sepekan sebelum kejadian.

“Tersangka saat itu mengajak korban makan malam bersama. Namun dalam perjalanan, korban melihat ada sesuatu yang disembunyikan tersangka di pinggang belakang,” jelasnya.

- Advertisement -

Baca Juga : Rahmad-Usman Nomor 1, Lisa-Sapta Nomor 2 dan Juliadi-Amir Nomor 3

Ternyata benda itu pisau. Mengetahui tersangka membawa pisau, korban mengatakan “bunuh saja aku, biar aku gak minta nafkah lagi sama kau”.

Tersangka emosi langsung menggorok lehernya di kawasan Jalan Mahoni, Pasar II, Desa Bandar Klipa.

Usai menggorok korban, tersangka melarikan diri. Tiga pekan berlalu, tim mendapat informasi keberadaan pelaku yang melarikan diri ke sekitar wilayah Riau. Tim bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankannya.

“Tersangka merupakan pelaku tunggal. Tersangka juga pernah mengancam korban dan melakukan kekerasan, laporan pengaduannya ada di Polsek Medan Kota. Tersangka juga sempat melarikan diri ke Tebing Tinggi dan diamankan di Riau di tempat teman kerjanya,” kata Kapolrestabes Medan lagi.

Seperti diketahui jasad Fitri Yanti ditemukan tewas dengan kondisi leher digorok  di Jalan Mahoni Pasar II, Desa Bandar Klippa, Percut Seituan, Minggu (31/8/2020).

Jasad korban pertama kali ditemukan seorang warga di semak belukar. Penemuan itu diteruskan ke warga lainnya dan polisi setempat.

Reporter : Dody Ferdy
Editor : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Biadab, Pemuda Jalan Rahmadsyah Medan Aniaya Balita Hingga Tewas

mimbarumum.co.id - Seorang pemuda berinisial ZI (38), warga Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, ini benar-benar sadis. Betapa tidak, pelaku...