mimbarumum.co.id – Naswati (40) warga Jalan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia benar-benar apes. Sepeda motor BK 3837 ABR yang dipakainya berjualan kerak nasi di Jalan AH Nasution hilang dibawa pelaku, Sabtu (22/8/2020). Pelaku pun mengaku polisi saat beraksi.
Di Polrestabes Medan Naswati menceritakan awal sepeda motornya digasak kedua pelaku. Mereka modusnya pura-pura mau beli kerak nasi.
“Lalu pelaku nanya suami saya kerja apa. Saya jawab sudah enggak kerja lagi. Pelaku nawarin pekerjaan sebagai sekuriti buat suami saya. Ya saya setujui,” kata Naswati, Senin (24/8/2020).
Baca Juga : Sumut Masih Berpotensi Hujan Petir
Kata dia lagi, pelaku mengajaknya ke salah satu tempat untuk mengambil formulir keperluan pekerjaan sebagai sekuriti tadi naik sepeda motornya.
“Pelaku dua orang bang. Satu pelaku tinggal mengambil kerak nasi dan satu pelaku lagi ikut sama saya naik sepeda motor. Iya bang naik sepeda motor saya. Sampailah di kawasan Jalan Puri. Nah disitu saya disuruh turun sama pelaku dengan alasan mau ambil formulir tadi,” beber Naswati lagi.
Sambung dia lagi, setelah beberapa saat menunggu di Jalan Puri pelaku tak kunjung kembali. Ia pun bertanya pada warga di sekitaran Jalan Puri, namun sayang tak satu pun yang mengenali pelaku.
“Saya tahu persis bang ciri-ciri pelaku. Penampilannya seperti polisi. Badannya pun berisi,” ungkap Naswati lagi.
Tetapi laporan Naswati didampingi suaminya itu belum bisa diproses oleh petugas di SPKT Polrestabes Medan. Karena polisi meminta surat kuasa dari pemilik sepeda motor.
“Sepeda motor sebenarnya bukan milik saya. Pemiliknya ada di Jakarta. Jadi polisi minta surat kuasa dari pemilik agar saya bisa buat laporan pencurian sepeda motor tadi bang,” tuturnya.
Reporter : Dody Ferdy
Editor : Dody Ferdy