Menkes pada Peringatan Hari Gigi dan Mulut Sedunia 2022 : 95 Persen Masyarakat Kota Tak Pernah ke Dokter Gigi

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Sebuah survei menunjukkan bahwa 94,9 persen masyarakat perkotaan ternyata tak pernah ke dokter untuk memeriksa kesehatan mulut dan giginya.

“Fakta menyebutkan bahwa 94,9 persen masyarakat perkotaan tidak pernah ke dokter gigi dalam setahun terakhir, ” kata Menteri Kesehatan.

Pejabat pemerintahan itu mengatakannya dalam sambutan pembukaan kampanye “Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, KonsultasiGigiSekarang” yang merupakan inisiasi Unilever berkejasama dengan FDI World Dental Federation (FDI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).

Menkes Budi Gunadi Sadikin pada acara yang berlangsung secara daring pada Selasa (22/3/22) menyebutkan masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia terbilang masih sangat tinggi.

- Advertisement -

Beberapa faktor penyebabnya antara lain kurangnya kesadaran, rasa enggan, dan kesulitan akses ke tenaga profesional.

“Terlebih dengan adanya pandemi COVID-19, kita harus mengubah cara pelayanan kesehatan gigi dan mulut, ” kata Menkes.

Acara dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2022 itu juga bertujuan untuk memperluas akses konsultasi gigi secara gratis kepada jutaan masyarakat Indonesia.

Pada bagian lain sambutannya, Menkes mengatakan edukasi dan sinergi berbagai pihak, termasuk kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut akan membuka harapan untuk pencapaian target Indonesia Bebas Karies 2030.

Rata Rata Hilang 2 Gigi

Sementara itu, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., selaku Head of Professional Marketing Beauty and Personal Care Unilever Indonesia memaparkan fakta tentang rata-rata kelompok usia 35-44 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan 2 (dua) giginya,

Jika tidak ada perubahan kebiasaan merawat gigi dan mulut dengan benar serta rutin berkonsultasi ke dokter gigi, katanya keadaan bisa semakin memprihatinkan.

“Faktanya, rata-rata di usia 65 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan sebelas giginya,” ucapnya.

Berdasarkan fakta itu, drg. Ratu Mirah Pepsodent dan PDGI siap berbagi peran mendukung pemerintah melalui program kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan.

“Melalui kampanye ‘Jangan Tunggu Sampai Sakit Gigi, #KonsultasiGigiSekarang’, kami ingin membangun kesadaran bahwa menunda ke dokter gigi dapat menyebabkan masalah yang lebih besar, ” ucapnya.

Tidak hanya dari sisi biaya yang pasti akan membengkak, permasalahan juga akan terus terekskalasi hingga risiko terburuk, yaitu gigi tanggal.

Layanan

Lebih lanjut, dokter gigi itu menjelaskan pada momentum perayaan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2022, Unilever Indonesia dan 6.000 dokter gigi dari 140 PDGI cabang akan semakin memperluas akses dan jangkauan layanan teledentistry “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent”

Perusahaan tersebut juga meluncurkan produk Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang kemasan baru yang disertai QR code .

Jumlah Dokter Gigi Belum Ideal

Pada bagian lain, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) drg. Usman Sumantri, MSc, memaparkan perihal jumlah dokter gigi di Indonesia yang masih belum ideal.

Jika dibandingkan dengan rekomendasi WHO yaitu 1 dokter gigi untuk 7.500 orang, di Indonesia faktanya 1 dokter gigi bertugas melayani 9.565 orang.

Selain itu, keberadaan dokter gigi, terlebih dokter gigi spesialis, juga masih terpusat di perkotaan.

‘Dari data-data ini terlihat bahwa ketidaksetaraan akses terhadap dokter gigi masih menjadi masalah, ” paparnya.

Beberapa langkah strategis untuk mengatasi hal itu, katanya antara lain dengan meningkatkan produksi lulusan dokter gigi.

“Dengan cara menambah program studi Kedokteran Gigi dan spesialis, serta peran Pemerintah Daerah untuk menyediakan sarana dan prasarana penunjang kerja yang baik,” terangnya.

Berbagi Pengalaman

Maudy Koesnaedi, seorang selebritas dan ibu satu anak berbagi pengalaman perihal perawatan gigi.

“Pergi ke dokter gigi sudah menjadi rutinitasku dan keluarga, sehingga aku dapat terhindar dari berbagai permasalahan gigi dan mulut,” paparnya.

Dia menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum melakukannya karena berbagai kendala.

Reporter : Ngatirin

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025

mimbarumum.co.id – Rumah Sakit (RS) Adam Malik menyiagakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat selama libur dan cuti bersama Lebaran 2025...