mimbarumum.co.id – Lumat Aceh Babel United, kesebelasan berjuluk Ayam Kinantan melaju ke delapan besar dalam lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Teladan, Senin (21/10/2019).
Dengan kemenangan ini, pelatih Jafri Sastra anak asuhannya melaju ke delapan besar dengan jumlah poin 37.
Di babak pertama tim tuan rumah tampil menggebrak pertahanan lawan. Pada menit ke-16 pemain Babel yang melakukan pelanggaran menyentuh bola dengan tangan di kotak pinalti.
Baca Juga : Tanpa Pemain Pilar, PSMS Siap Ladeni Aceh Babel United
Ilham Fathoni (97) berhasil mengoyak jala gawang Aceh Babel United yang ditunggangi Tedi Heri. Jual beli serang usai gol perdana pun terjadi. Namun hingga turun minum babak pertama tidak ada gol yang tercipta.
Di babak kedua tim Aceh Babel United FC bermain agresif serang demi serang dilakukan, di menit ke 54 tendangan keras dari pemain Babel Afriansyah (94) berhasil ditangkap penjaga gawang Alfons (78).
Keenakan menyerang, pertahanan Babel United renggang dan kembali melalukan pelanggran, wasit Abdullah yang memimpin jalannya pertandingan memberi hadiah tendang bebas di luar kotak pinalti.
Kendati dihalau dengan pagar betis tendang keras Eki Fauji Saputra (22) tidak dapat dihadang oleh kiper Babel, sehingga membuahkan gol. Alhasil menit 57 kedudukan berubah menjadi 2-0.
Berselang 13 menit di menit 70, dengan gol yang sama dikarenakan pelanggaran yang dilakukan pemain lawan. Wasit kembali memberikan tendangan bebas kepada tim Ayam Kinantan selaku eksekutor Eki (22) berhasil menjebol gawang lawan dengan tendangan yang langsung melesat ke jaring gawang.
Tak mau kentinggalan, tim Babel United memperkecil ketinggalan di menit 83 dengan skor 3-1 dari hasil bola rebound sesaat Rio (34) gagal memperoses tendangan pinalti yang diberikan wasit setelah pemain PSMS melakukan pelanggaran ditempat telarang.
M Kanu (27) dengan sigap menendang bola muntah tersebut hingga mengetarkan jaring gawang kiper Alfons.
Tim Babel United di babak kedua lebih mendominasi jalannya pertandingan. Kendati demikian, tim kebanggaan warga Kota Medan ini selalu berhasil memanfaatkan serang balik yang menyebabkan kelengahan di sektor back tim lawan. Umpan manis dari Aidun (8) disebabkan serang balik yang begitu cepat Ilham Fathoni (97) yang sedari awal sudah bersedia menerima bola langsung mengarahkan tendangan ke gawang dan gol di menit 88. Hingga pertandingan berakhir skor 4-1 dengan kemenangan PSMS Medan.
Usi pertandingan pelatih kepala Aceh Babel United FC I Putu Gede Swisantoso menyampaikan kemenangan PSMS Medan bukan karena bagus dalam permainan, hanya karena timnya kelelahan di jalan.
“Selamat buat PSMS Medan sudah menang pertandingan, melaju ke delapan besar. Faktor kelelahan salah satu faktor kami kalah, bukan PSMS Medan bermain bagus,” ujar I Putu Gede.
Lanjut, Putu menyebutkan, mental pemainnya sudah diserang di Pangkal Pinang. Ditambah pesawat delay dan keberangkatan pemain tidak bersama.
“Kita sudah antisipasi, tapi kondisi pemain dan mental mulai keberangkatan sudah susah. Saya tidak bisa berpikir negatif di sepak bola ini, kita cerita kualitas,” pungkasnya.
Sementara itu, pelatih kepala PSMS Medan Jafri Sastra menyampaikan rasa syukurnya dapat melaju di delapan besar pada Liga 2 2019.
“Alhamdulillah hari ini tim PSMS menentukan langkahnya ke delapan besar, terima kasih kepada suporter dan panpel,” sebutnya.
Ia pun membantah kekalahan Babel United karena kelelahan, anggapnya tim Ayam Kinantan lebih kelelahan.
“Kami yang lelah bukan tim lawan.
Kita tetap optimis karena jika Allah berkehendak semua bisa terjadi,” katanya dengan tegas membantah tudingan I Putu Gede. (jep)