mimbarumum.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan peserta beasiswa pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) 2020 sebanyak 50.000 peserta.
Hal ini dilakukan guna melatih dan menyiapkan talenta digital yang kompeten di era industri 4.0 dan sebanyak 89 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia terlibat aktif sebagai penyelenggara.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyatakan revolusi Industri 4.0 menjadi sebuah hal tak terelakkan yang mempengaruhi dunia dengan sangat cepat dan membawa ke era age of disruption.
Presiden menegaskan big data, artificial intelligence dan segala teknologi 4.0 telah meruntuhkan semua definisi, ukuran bahkan teori yang selama ini menjadi rujukan.
Baca Juga : Ancaman Bahaya Internet, Kemkominfo Gelar Siberkreasi Netizen Fair
“Age of disruption ini memberikan peluang yang sangat besar dan di saat bersamaan juga memunculkan tantangan yang mungkin tidak pernah dibayangkan sebelumnya,” papar Presiden belum lama ini.
Menurut Presiden Joko Widodo, salah satu faktor yang menjadi kunci untuk mendorong keunggulan kompetitif di era baru ini adalah pembangunan SDM.
Penuhi Kebutuhan Talenta Digital
Laporan World Bank tahun 2016 menunjukkan saat ini Indonesia mengalami kekurangan tenaga kerja bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebesar 9 juta orang sepanjang 2015-2030. Artinya, ada pekerjaan rumah bagi untuk menghasilkan rata-rata 600.000 orang talenta digital dalam satu tahun.
“Sambutan publik luar biasa pada saat itu, salah satunya ditunjukkan dengan jumlah pendaftar sebanyak lebih dari 46.000 orang,” ujar Menteri Kominfo Johnny G Plate dalam acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Menurut Johnny program DTS bukanlah sekadar program biasa. Program itu mendapatkan dukungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Riset dan Teknologi.
“Program ini menunjukkan dengan jelas bahwa kolaborasi adalah sebuah kunci. Selama setahun terakhir dua kementerian itu membantu kominfo untuk mencari berbagai terobosan pengembangan DTS. Saya rasa saat ini sudah bukan jamannya ego-sektoral, dan kita telah membuktikannya,” paparnya.
Dia ingin mengucapkan apresiasi kepada 54 Perguruan Tinggi program DTS 2019 yang menjadi mitra Kementerian Kominfo dan berkontribusi besar dalam menyukseskan program di tahun ini. (dd/rel)