mimbarumum.co.id – Sejak dua hari ini pembagian bibit sayuran dan sarana produksi dalam rangka percepatan penanganan wabah Corona dari Pemkab Samosir untuk masyarakat, ramai dibicarakan netizen di media sosial.
Hal ini sebagai dampak, adanya foto Bupati dan Wakil Bupati Samosir pada kemasan bibit sayur yang disalurkan kepada warga terdampak Covid-19.
Terkait hal itu, Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Samosir, Sardo Rumape mengatakan, dana bantuan percepatan penanganan Covid-19 bersumber dari Dana Tak Terduga Kabupaten Samosir TA 2020. “Sebesar Rp 600 juta dan disalurkan ke 128 desa serta 6 kelurahan,” ujarnya.
Ia menegaskan, bahwa pemberian bantuan bertujuan untuk membantu masyarakat Samosir memperkuat daya tahan pangan pada pandemi Covid-19. “Jadi tidak ada unsur politik,” ujar Sardo.
Baca Juga : Kornas MP BPJS Tolak Klaim JHT Kolektif
Terkait penempelan foto Bupati dan Wakil Bupati Samosir di kemasan bibit sayur, ia menjelaskan, bahwa logo Pemkab Samosir dengan gambar Bupati dan Wakil Bupati Samosir adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
“Pembagian bibit sayuran dan sarana produksi dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 tetap dilanjutkan,” katanya lagi.
Menurutnya, 6.000 paket bibit sayuran akan dibagikan kepada 6000 Kepala Keluarga (KK). “Sudah tersalur di Kecamatan Onanrunggu dan Nainggolan, menyusul Kecamatan Palipi besok,” katanya.
Ia menambahkan, penempelan gambar Bupati dan Wakil Bupati tidak menyalahi aturan yang ada, karena bukan bantuan Bupati Samosir secara pribadi. “Ini merupakan bantuan Pemerintah Kabupaten Samosir,” tegas dia.
“Pada paket bantuan itu tidak ada tertulis jargon Bupati dan Wakil Bupati sebagai balon kepala daerah. Jadi, jangan dipaksakan ke ranah politik,” pungkas Sardo.
Disampaikan juga, bahwa program Pemkab Samosir itu, membantu warga yang terdampak Covid-19 dengan mempersiapkan ketahanan pangan.
Reporter : Robin Nainggolan
Editor : Redaksi