mimbarumum.co.id – L Nainggolan (50) warga Jalan Purwosari, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, hanya mampu bersabar melihat istrinya menjadi korban begal.
Peristiwa yang dialami istrinya yang bernama Ratna Delima boru Naibaho (49), menjadi momen yang tidak terlupakan bagi dirinya.
Saat ditemui di RS Imelda Jalan Bilal, tepatnya di depan ruang Sakura 511 lantai 5, Nainggolan menceritakan kejadian yang dialami istrinya.
“Kejadian terjadi pada Selasa (25/6/2019) pagi. Di mana saat itu ia melintas di Jalan Jalan Perkebunan, dekat perumahan Cemara Hijau,” ujar Nainggolan, Rabu (26/6/2019).
Saat terjadinya peristiwa tersebut, sambung Nainggolan, istrinya terjatuh dan mempertahankan sepeda motor Honda Vario yang dikendarainya.
“Istri saya jatuh dan tarik-tarikan (sepeda motor) sama pelaku. Saat kejadian, istri saya mau dipukul pelaku menggunakan kayu balok. Jadi dibilang istri saya, ‘sudah jangan kau bunuh aku, ambil aja kereta ku’,” ungkap Nainggolan menirukan ucapan istrinya itu.
Ratna masih menjalani proses pemulihan. Terlihat bagian kaki, tangan dan pelipis matanya terlihat dalam keadaan luka.
Di bagian tangan Ratna masih terdapat infus. Namun Ratna masih dalam keadaan lemas dan tertidur. Kalau untuk pelaku, sambung Nainggolan, berjumlah dua orang.
“Pelaku ini kalau keterangan warga, ia terus yang beraksi di kawasan tersebut, berinisial G. Sementara ia juga dikabarkan residivis atau keluar masuk penjara.
Kalau untuk keadaan istri, sambung Nainggolan masih dalam keadaan lemah. “Dia cuma bisa tertidur, sesekali meminta sesuatu. Kami berharap petugas kepolisian bisa menangkap pelaku dan menghukumnya seberat-beratnya,” ungkapnya.
Pihak keluarga juga mengaku sudah membuat laporan ke Polsek Medan Timur. Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat dikonfirmasi terkait peristiwa yang dialami Ratna, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin mengatakan bahwa untuk laporan korban masih dalam proses penyelidikan.
“Kami masih Lidik,” ujar Arifin singkat. (dd)