Kasus Korupsi Pengadaan Laptop ADD 2016 Muncul Lagi 

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Kejaksaan Negeri Samosir kembali memeriksa para kepala desa se Samosir terkait pengadaan laptop yang dianggarkan di APBDesa Tahun Anggaran (TA) 2016 lalu.

Seorang kepala desa yang minta namanya tidak ditulis, kepada mimbarumum.co.id, Sabtu (8/8/2020) mengatakan, sudah dua kali menyambangi kantor Kejari Samosir. “Sudah dua kali diundang,” ujarnya.

Informasi dihimpun mimbarumum.co.id, pihak Kejari telah memeriksa beberapa kepala desa dari Kecamatan Pangururan, Sitio-tio, Simanindo, Harian dan Ronggur Nihuta.

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop ini kembali mengemuka, padahal para kades telah melakukan pengembalian selisih belanja ke kas desa.

- Advertisement -

Baca Juga : PT Tasik Raja Rubah Limbah Sawit Jadi Bahan Komoditi

Pegiat antikorupsi, Dian Pangihutan, kepada wartawan mengatakan, kasus pemanggilan kepala desa oleh Kejari Samosir ini dinilai janggal. “Kasus ini sepertinya sudah tuntas, selisih kerugian negara telah dikembalikan kepala desa,” tegasnya.

Tapi menurutnya, kalaupun dugaan korupsi pengadaan laptop itu masih bermasalah, silahkan dibuka terang benderang. “Jangan asal dipanggili, harus ada kesimpulannya,” imbuh Dian.

Ia menegaskan, mendukung penuh kinerja kejaksaan untuk memberantas tindakan korupsi. “Kita mendukung upaya penyelamatan uang rakyat,” tandasnya.

Selanjutnya ia membeberkan, berdasarkan investigasinya, pengadaan laptop ADD TA 2016 senilai Rp 15 juta. “Dana ini dibagi dua, yakni beli laptopnya Rp 6,5 juta dan aplikasinya Rp 7,5 juta.

Namun, setelah Inspektorat menemukan selisih harga dan ada kerugian negara, para kades mengembalikannya. “Ada selisih Rp 4,3 juta ketika itu dan ada pengembalian,” imbuhnya lagi.

Dian Pangihutan menegaskan, karena kasus ini muncul lagi, dirinya akan menyurati Aswas Kejagung RI di Jakarta. “Biar tidak ada yang main main dalam kasus ini,” kata dia.

Sementara Kepala Inspektorat Kabupaten Samosir, Gomgom Naibaho ketika dikonfirmasi menyebutkan, bahwa selisih pengadaan laptop dimaksud telah dikembalikan ke kas desa. “Tapi aneh juga ya, sekarang diperiksa lagi,” katanya singkat.

Reporter : Robin Nainggolan
Editor : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Biadab, Pemuda Jalan Rahmadsyah Medan Aniaya Balita Hingga Tewas

mimbarumum.co.id - Seorang pemuda berinisial ZI (38), warga Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, ini benar-benar sadis. Betapa tidak, pelaku...