mimbarumum.co.id – Kasus Covid -19 varian Omicron di kota Binjai terus mengalami kenaikan. Data pekan lalu, kasus aktif sebanyak 396 orang. Isolasi Mandiri sebanyak 355 orang dan yang dirawat sebanyak 41 orang.
Kasus aktif Covid -19 di Kota Binjai per tanggal 28 Pebruari 2022 sebanyak 253 kasus. Itu artinya, kasus penularan Covid-19 yang diduga varian Omicron terse but, naik dari pekan sebelumnya yang hanya 198 kasus (tanggal 17 Februari sampai 23 Februari 2022).
Sedangkan kasus penyebaran Covid-19 yang paling banyak di kecamatan Binjai Timur dengan total jumlah kasus yang terkonfirmasi sebanyak 100 kasus, disusul kecamatan Binjai Kota 92 kasus, Binjai Utara 90 kasus, Binjai Barat 60 kasus dan Binjai Selatan 54 kasus.
Sementara, untuk testing terbanyak dilakukan pada tanggal 28 Februari 2022, dengan jumlah 1108 orang. Pihak Satgas Covid-19 Kota Binjai menyebutkan, penularan virus Corona di Kota Binjai masih tinggi. Hal tersebut disebabkan kurang disiplinnya masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Mobilitas warga yang tinggi. Serta diperbolehkannya gelaran pesta yang memungkinkan terjadi kluster – kluster Covid-19 varian omicron yang penularannya lebih cepat dari varian Delta.
Pantauan wartawan, Jumat (4/2/2022) malam, pihak Pemko Binjai belum melakukan penyekatan-penyekatan guna menekan laju penularan virus Covid-19. Begitu juga di sekitar Lapangan Merdeka Kota Binjai, Pujasera, tampak pedagang masih berjualan membuka lapak dagangannya seperti biasanya. Juga warga masih ramai berkunjung ke sana
Begitu juga di Pasar Kaget, Jalan Bangkatan. Sejumlah warung kuliner di sana terlihat dipadati pengunjung tanpa mematuhi prokes. Sayangnya, tidak ada tindakan dari aparat yang berkompeten menertibnkannya.
Reporter : Burhan S