mimbarumum.co.id – Anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Gerindra, HM Subandi menilai kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah selama 2019 belum ada program monumental yang bisa dirasakan langsung lapisan masyarakat khususnya rakyat miskin.
Sehingga slogan Sumut Bermartabat patut dipertanyakan.
“Semenjak Gubsu kita bapak Edy Rahmayadi bersama Musa Rajekshah yang dikenal dengan Sumut Bermartabat, sampai hari ini masyarakat banyak bertanya-tanya apakah program mereka yang sudah benar-benar dirasakan masyarakat
kita di bawah. Mereka menanti-nanti,begitu juga di kalangan tengah, apa yang monumental untuk rakyat,” kata Subandi, kemarin.
Baca Juga : Gubernur Edy Dituding tak Peduli Aspirasi Rakyat
Subandi menyatakan, seharusnya kepemimpinan ERAMAS saat mulai memimpin Sumut sudah memprogramkan kegiatan jangka pendeknya bagi masyarakat bawah.
“Sehingga bisa langsung dinilai rakyat nampak kinerjanya. Kalau untuk jangka panjangnya, kita akui pak gubernur sudah mensosialisasikan program monumentalnya diantaranya pembangunan Sport Center, yang kini dinanti masyarakat. Sebab, rakyat juga masih bertanya-tanya apakah ini bisa terealisasi apa tidak nantinya,” sebutnya.
Begitu juga persoalan yang sangat penting lainnya, yang seharusnya menjadi titik fokus pasangan ERAMAS yakni penyalahgunaan narkoba yang makin meresahkan dan merambah di kalangan masyarakat.
Baca Juga : Gubernur Edy Cenderung Timbulkan Polemik di Masyarakat
“Seharusnya pasangan ERAMAS sudah mempunya trik untuk mengatasinya. Apalagi mengingat Sumut saat ini kabarnya sudah masuk rangking tiga penyebaran dan pemakaian narkoba di tanah air,” kata dia.
Lebih lanjut Subandi juga menilai kinerja para aparatur pemerintahan di Sumut juga masih sangat jauh atau rendah.
“Saya menilai mungkin kinerjanya dibawah 80 persen, sebab serapannya rendah yang menunjukkan kinerja para aparatur di dinas juga rendah,” sebutnya. (jamal)