Jalur KA Layang Medan-Kualanamu Segera Diresmikan Jokowi

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Mentri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dalam kunjungannya ke Stasiun Medan, Sabtu (4/1/2020) mengatakan bahwa jalur kereta api layang Medan-Bandara Kualanamu sepanjang 10 kilometer akan diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam waktu dekat.

“Kami sudah kirim surat ke Presiden, kita harapkan bulan Januari atau Februari Presiden datang untuk meresmikan. Saya berharap kepada warga Medan agar menggunakan kereta bandara ini dengan baik agar dapat mengurangi angkutan individu. Ini juga untuk mengurangi kemacetan,” kata Budi Karya Sumadi.

Ia juga mengucapkan selamat bahwa dengan adanya kereta layang ini karena dapat mengurangi kemacetan juga dapat menjadi sarana utama antar moda bisa dilakukan di jalur layang itu.

Baca Juga : Pembangunan Jalur Kereta Api Layang Molor Terus

- Advertisement -

“Selamat buat Medan. Kereta layang sepanjang 10 kilometer ini merupakan anugerah yang luar biasa. Ini bisa dijadikan lalulintas. Diharapkan kedepannya bisa menjadi sarana utama dimana nanti antar moda bisa dilakukan disini. Baik di stasiun Medan maupun di stasiun lain,” ungkapnya lagi.

Terkait jalur kereta api Trans Sumatera yang sebenarnya sudah rampung, pihaknya menegaskan terlebih dahulu melihat okupansinya.

“Kita lihat yang paling dibutuhkan itu Sumatera Utara dan Selatan. Jadi itu dulu kita fokuskan karena okupansinya kurang maksimal, jadi nanti jika di Sumut dan Sumsel okupansinya sudah bagus maka kita teruskan ke daerah-daerah lain,” ujarnya.

Baca Juga : Horee… Pemprovsu Gandeng Korea Kembangkan Perkeretaapian

Kereta api Medan-Besitang pihaknya juga akan melihat kapasitasnya juga. Karena dikatakannya untuk membangun itu mereka harus melakukan survei terlebih dahulu.

“Kita harus ada suatu survei bahwa utilisasi itu maksimal. Untuk itu kita lakukan bertahap pada daerah yang banyak utilisasinya. Seperti ke Danau Toba sedang kita rencanakan begitu juga ke Pancur Batu- Delitua,” paparnya.

Sementara itu, anggaran pembangunan jalur layang kereta api sepanjang 10,8 kilometer ini berasal dari APBN/SBSN sebesar Rp2,86 triliun. Dan diinformasikan bahwa jalur kereta api layang ini pembangunannya sempat molor dan tidak tepat target penyelesaiannya. (budi)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

15 Program Studi di USU Raih Akreditasi Internasional

mimbarumum.co.id - Menunjang World Class University (WCU), Universitas Sumatera Utara (USU) telah berhasil menjadikan 15 program studi terakreditasi internasional. Kepastian...