mimbarumum.co.id – Kepala SMA Negeri 2 Medan, Drs. Buang Agus S, M.Psi berkesempatan menjadi narasumber dalam pertemuan pembelajaran mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan 2022 pada Kamis (1/9/2022).
Dalam kesempatan yang berlangsung secara daring via aplikasi zoom itu, Drs. Buang Agus bertemu dengan 35 orang mahasiswa yang berasal dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UMN Al Washliyah, juga didampingi oleh Dosen Pengampu, Nirmawan, S.Pd, M.Pd.
Drs. Buang Agus menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran, khususnya dalam hal literasi.
“Sebenarnya mengapa peserta didik tidak mampu mengembangkan kemampuan yang dimilikinya, literasi dan numerasi. Itu adalah kemampuan dasar yang dimiliki setiap orang. Itu semua berawal dari gurunya, kreativitas gurunya, kalau gurunya suka membaca, pasti anak-anak juga mengikuti. Kalau gurunya kreatif, tentu anak-anak juga. Jadi itu bagaimana trik guru di dalam kelas,” paparnya.
Di samping itu, menurutnya kurangnya motivasi peserta didik dalam mengembangkan kompetensinya juga dipengaruhi oleh faktor lainnya.
“Hal ini juga dipengaruhi faktor-faktor keadaan yang kita hadapi. Selama pandemi, anak-anak sudah terbiasa melakukan aktivitas belajar dengan menggunakan gawai atau handphone, namun apabila gurunya juga mampu menguasai teknologi pastilah kegiatan belajar berbasis literasi dapat dilakukan dengan pemanfaatan teknologi,” paparnya.
“Terkhusus di SMA Negeri 2 Medan, saat ini kita sedang ada revitalisasi pembangunan sekolah besar-besaran, karena kita akan menuju sekolah unggulan dan percontohan. Sebelumnya, kita mempunyai taman literasi yang layak untuk peserta didik melakukan kegiatan-kegiatan pembelajaran. Namun, karena proyek revitalisasi tersebut, taman itu tidak ada lagi sementara , tapi untuk mengganti itu saya akan buatkan taman bahagia, ya meskipun sederhana itu dapatkan dimanfaatkan peserta didik untuk tempat belajar,” sambungnya.
Dalam sesi tersebut, ia pun berpesan kepada seluruh mahasiswa yang berprofesi sebagai guru itu agar jangan pernah berhenti untuk belajar.
“Guru tugasnya mengajar, maka guru jangan pernah bosan untuk belajar,” tegasnya.
Di akhir sesi, ia pun mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa dan dosen.
Reporter : Rasyid Hasibuan