mimbarumum.co.id – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero memohon maaf kepada masyarakat atas ketidak nyamanan saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1440 Hijriah.
Namun saat ini PLN telah melakukan perbaikan kerusakan yang terjadi di sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara. Setelah diselidiki, kerusakan terjadi pada Current Tiluransformer (CT), peralatan yang mengubah besaran arus dari besar ke kecil ataupun sebaliknya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, dengan arus 150kV.
Manager Komunikasi PLN UIW Sumatera Utara Rudi Artono mengatakan bahwa beberapa Pembangkit seperti PLTU Nagan Raya 1 dan 2, PLTU Pangkalan Susu 2, PLTGU Belawan, ST 2.0, PLTG Marine Vessel Power Plant dan Belawan, serta PLTD AKE mengalami trip atau padam terpaksa dan harus dilakukan recovery dengan waktu yang cukup lama.
“Sedang dilakukan pemulihan bertahap, mohon maaf jika waktu sahur menjadi terganggu,” ujar Rudi.
Rudi juga mengatakan bahwa sudah dilakukan pemulihan pada pukul 03.26 WIB pada Pembangkit Listrik Island Inalum yang sudah sinkron dengan subsistem SBU, serta pada pukul 03.44 WIB semua Gardu Induk di Aceh sudah recover dan dapat beroperasi kembali.
PLN berupaya cepat dalam memulihkan sistem kelistrikan di Sumbagut dan PLN meminta maaf atas ketidaknyamanannya dalam penggunaaan listrik di waktu subuh ini. Diharapkan sebelum beraktivitas pagi, seluruh sistem kelistrikan Sumbagut bisa pulih kembali.
Sementara itu, pelanggan dapat mengakses komunikasi PLN melalui contact center PLN 123 menjadi garda depan bagi PLN untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara langsung melalui sistem online selama 7×24 jam, yang dapat diakses melalui telepon 123, HP (kode area) 123. (Ml)