Imbas Covid-19, Daya Beli Emas Turun 90 Persen

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Sejak mewanahnya Covid-19 daya beli masyarakat terhadap emas turun 90 persen. Bahkan biasanya di bulan Ramadhan masyarakat berbondong-bondong membeli emas hal ini tidak terjadi di tahun ini.

Dikatakan Edy Suranta, Pemilik Toko Emas Suranta di Pasar Pringgan Medan mengatakan sudah sepekan lalu harga emas dunia turun.

“Hari ini harga emas dunia 1.700/ons. Jadi, harga emas 99,99 persen (yang kasar) berada di harga Rp 817.000/gram. Bila dibandingkan dengan pekan lalu harga emas 99,99 persen atau emas murni ini berada di harga Rp 880.000. Namun untuk daya beli tidak ada turun 90% berbeda dari bulan puasa tahun lalu,” kata Edi pada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Baca Juga : Covid-19 Enggak Kunjung Reda, Warga Mulai Gadaikan Barang

- Advertisement -

Di PT Pegadaian sendiri, dengan adanya Covid-19 pertumbuhan pegadaian cukup terganggu. Ditambah aktivitas ekonomi yang mulai menurun. Karena Pegadaian lebih banyak menyentuh masyarakat menengah ke bawah.

“Untuk emas saat ini memang banyak masyarakat yang menggadaikan emas ke pegadaian namun lebih banyak lagi yang menebus emas dan dijual kembali ke toko emas,” kata Pemimpin PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Edwin Soeharto Inkiriwang.

Kata dia lagi, hal ini karena harga emas yang lagi tinggi. Sangat disayangkan karena semakin tinggi harga emas daya beli semakin turun.

“Apalagi harga emas ini sudah mendekati harga 1 juta per gram 3 bulan belakangan ini dan diperkirakan akan naik lagi,” tuturnya.

Reporter : Budi Lubis
Editor : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Serahkan Santunan Jaminan Kematian Kepada Pegawai P3RI PTPN I Langsa, BPJS Ketenagakerjaan Himbau Perlindungan Jaminan Sosial di Wilayah Langsa

mimbarumum.co.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Langsa menyerahkan santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris almarhum Juarto...