mimbarumum.co.id – Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak yang menyebabkan tinggi dan berat anak terhambat, yang tidak kungjung naik. Sehingga fisik anak dinilai lebih kecil dibanding anak lain seusianya.
Demikian diungkapkan Ketua IIP ( Ikatan Istri Pimpinan) BUMN Sumatera Utara Ny Widji Hastuti yang akrab disapa Tute Sucipto Prayitno melalui Ketua IKBI UG II Ny Juli Agustian Haryanto , saat memberikan penyuluhan dan bantuan asupan gizi Kamis pekan lalu di Puskesmas Batahan Madina
Menurut Ny Agustian Haryanto di Kecamatan Batahan Mandailing Natal tercatat 12 anak terindikasi stunting. Kondisi membuat IIP BUMN Sumut Ny Tute Sucipto Prayitno bekerjasama dengan Ketua IKBI UG II dan IKBI Madina Grub dengan sigap memberikan penyuluhan dan asupan gizi , di Puskesmas Batahan Mandailing Natal.
Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak yang menyebabkan tinggi dan berat anak terhambat, yang tidak kungjung naik. Sehingga fisik anak dinilai lebih kecil dibanding anak lain seusianya.
Penyuluhan tersebut diberikan kepada seluruh orang tua untuk menyadarkan bahaya stunting pada anak dan memberikan makanan yang dapat menunjang nutrisi dan gizi yang baik pada anak, seperti :Telur , Beras Kacang Hijau , Susu
Makanan Ringan kaya Gizi dan Vitamin serta Obat-obatan
Dengan penyuluhan ini diharapkan dapat menyadarkan seluruh orang tua akan bahaya stunting pada anak di Wilayah Batahan dan mendukung Pemerintah yang telah menetapkan permasalahan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Memberantas stunting di lingkungan perusahaan merupakan salah wujud kepedulian PTPN IV bersama IIP BUMN Sumut dan IKBI UG II dalam upaya mencegah masalah gizi kronis terhadap anak di masyarakat sekitar Unit Kebun Madina grub , ujar Ny Juli Haryanto.(ep)
Reporter : Ermawi Parinduri