mimbarumum.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana memindahkan ibu kota Republik Indonesia dari Jakarta ke luar Pulau Jawa. Alasannya, Jakarta sudah menanggung dua beban sekaligus yakni pusat pemerintahan dan layanan publik, serta pusat bisnis.
Jokowi pun mempertanyakan kemampuan Jakarta untuk menanggung beban tersebut.
Namun, rencana Jokowi memindahkan ibu kota tak lepas dari kritik pedas. Kritik itu salah satunya dari mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Rizal menilai, saat ini lebih butuh presiden baru dari pada ibu kota baru.
Kritik juga datang dari Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Ia menilai, rencana pindah ibu kota hanya isapan jempol belaka.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin pun tak tinggal diam atas kritik tersebut.
Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan merespons pernyataan mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli yang mengkritik bahwa saat ini lebih dibutuhkan presiden baru dari pada ibu kota baru.
“Nggak usah didengarin lah yang gitu-gituan,” kata Luhut ditemui di Gedung BPPT, Jakarta, pada Kamis (2/5/2019). (det/rin)