mimbarumum.co.id – Data dari Dinas Kesehatan hingga Juni 2019 ini ada 11 orang positif HIV/AIDS atau ODHA di Kabupaten Samosir.
“Data ini merupakan akumulasi dari tahun 2018 sampai Mei 2019 ini,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Nimpan Karo-karo kepada mimbarumum.co.id, Selasa (25/6/2019) di Pangururan.
Disebutkannya, penyebab ODHA di Kabupaten Samosir umumnya dikarenakan berbagai faktor, namun mayoritas melalui hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan atau seks bebas.
Menurut Nimpan, Pemkab Samosir terus berupaya maksimal melalui berbagai cara untuk mendeteksi para penderita HIV/AIDS, untuk menekan angka penularannya di tengah masyarakat.
“Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan VCT pada pekerja hiburan, dengan sistem jemput bola karena sangat sulit meminta pekerja hiburan untuk datang sendiri secara sukarela ,” ujar mantan Direktur RSUD Hadrianus Sinaga itu.
Terkait upaya menekan penderita HIV/AIDS, Nimpan mengaku ada kendala yang ditemui di lapangan, walaupun gencar melakukan sosialisasi dan bimbingan.
“Sosialisasi terus kami lakukan baik ke msyarakat umum maupun pelajar, tapi kendalanya ketika sudah diidentifikasi, pengidap HIV itu pindah,” tukasnya
Sesuai data Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir 11 orang yang dinyatakan ODHA menyebar di Kecamatan Pangururan ada 8 orang, Kecamatan Harian 1 orang, Kecamatan Simanindo 2 orang. (rn)