mimbarumum.co.id – Untuk mengantisipasi kemungkinan masyarakat terkena Covid-19 di Kabupaten Samosir, Ketua Gugus Tugas Kendali, Rapidin Simbolon menegaskan agar seluruh puskesmas tetap siaga.
“Para petugas di seluruh puskesmas telah kita siagakan, menjaga kemungkinan adanya warga yang terpapar. Sekaligus aktif memantau pergerakan masyarakat yang masuk ke daerah ini,” sebutnya kepada mimbarumum.co.id, Minggu (12/4/2020).
Bupati Samosir itu tetap melakukan monitoring ke Puskesmas untuk mengkordinir perkembangan. “Petugas medis telah memenuhi standar penanganan Covid-19, baik dari segi kesiapan maupun APD,” imbuhnya.
Baca Juga : Meski Masih Aman dari Covid-19, Masyarakat Tetap Waspada
Dijelaskan Rapidin, masing-masing Puskesmas juga telah menyediakan fasilitas untuk mencuci tangan. “Termasuk pengawasan terhadap pasien yang berobat, melakukan pengukuran suhu tubuh terlebih dahulu,” ungkapnya.
Ia juga meminta para petugas di Puskesmas untuk menerapkan social distancing. “Pasien yang berobat harus tetap menjaga jarak duduk, sebagai langkah awal memutus rantai penyebaran virus Corona,” jelasnya.
Ketika meninjau kesiapan petugas di Puskesmas Buhit, Kecamatan Pangururan, Rapidin mengatakan, agar petugas makukan penanganan dengan standar pelayanan yang sudah ditetapkan pemerintah. “Siapkan rujukan serta komunikasi aktif dengan pihak Dinas Kesehatan dan RSUD, apabila ada gejala Covid-19” tegasnya lagi.
Yang paling penting menurutnya adalah pencegahan penyebaran Covid-19 benar benar dilakukan setiap hari secara konsisten.
“Jangan sampai lengah dan kecolongan, termasuk memantau para pendatang dari luar Samosir. Jika ada masyarakat dengan status ODP harus benar-benar diisolasi selama 14 hari,” sebut Rapidin.
Reporter : Robin Nainggolan
Editor : Dody Ferdy