mimbarumum.co.id – Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta para petugas dan penyedia barang bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat miskin dan terdampak Covid-19 bekerja jujur dan penuh tanggung jawab.
“Bapak Gubsu dan Wagubsu mempunyai komitmen kuat dan kerap mengingatkan jangan dikurangi kualitas dan kuantitasnya,” tegas Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar, kemarin.
Irman juga mengingatkan komitmen Gubsu, bantuan tersebut juga harus dipercepat penyalurannya.
“Pak Gubernur minta anggota Gugus Tugas yang dihunjuk agar mengupayakan seluruh bansos disamping jaga kualitas dan kuantitasnya juga harus tepat sasaran dan tepat waktu,” tegas Irman yang juga Kepala Badan Litbang Sumut ini.
Bafa Juga : Mulai Besok, BST Dana Desa di Kabupaten Samosir akan Disalurkan
Irman menyampaikan, untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 Pemprov Sumut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 1.321.426 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 33 kabupaten dan kota. Bantuan sosial tersebut bersumber dari refocusing anggaran APBD Pemprov Sumut sebesar Rp 300 miliar.
Menurutnya, Jaring Pengaman Sosial (JPS) ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan pantas menerima bantuan atau keluarga prasejahtera, sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Sedangkan bila terdapat keluarga yang memang pantas menerima bantuan, walaupun tidak termuat dalam daftar DTKS, maka diberikan bantuan dan dicatatkan namanya dalam daftar. “Hal ini untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran sekaligus memvalidasi data,” katanya.
Hingga saat ini bantuan sembako sudah disalurkan ke sejumlah daerah, seperti Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai, Toba, Pakpak Bharat, Langkat Karo dan beberapa daerah lainnya akan terus sehingga semua kabupaten kota memdapatkannya.
“Sesuai arahan Pak Gubernur, diharapkan seluruh bantuan sudah disalurkan ke daerah kabupaten/kota sebelum Lebaran mendatang, semoga lancar dan mari kita sama-sama awasi penyalurannya agar sampai ke tangan yang berhak menerimanya,” ujar Irman.
Reporter : Zulfikar Tanjung
Editor : Redaksi