Gubernur Edy Borong Lukisan dan Kaligrafi

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memborong semua lukisan dan kaligrafi pemenang lomba di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Jam’iyatul Washliyah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk pengembangan Jam’iyatul Washliyah Sumut.

“Karya-karya pemenang lomba luar biasa. Dan lagi akan digunakan untuk pembangunan rumah singgah serta sekolah di Nias Selatan. Ini sungguh mulia,” kata Edy pada acara Tasyakuran dan Resepsi HUT Jam’iyatul Washliyah di Kantor Pengurus Wilayah Sumut Jalan Sisingamangaraja Nomor 144, Medan, Selasa (30/11/2021) malam.

Seperti diketahui, ada belasan karya pemenang lomba lukisan dan kaligrafi dari juara pertama hingga ketiga yang dilelang. Sebanyak 70 persen hasil lelang akan digunakan untuk pembangunan rumah singgah di Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan.

Edy percaya, semangat PW Jam’iyatul Washliyah Sumut dalam membangun organisasi ini akan membuahkan hasil yang manis.

- Advertisement -

“Bila semangatnya seperti ini, kebersamaannya seperti ini, saya yakin Jam’iyatul Washliyah akan berkontribusi besar dalam membangun Sumut,” cetusnya.

Sementara, Ketua PW Al Jam’iyatul Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara terharu sampai meneteskan air mata usai Gubernur Sumut memborong semua karya lukisan dan kaligrafi pemenang lomba. Dan ini akan mendorong semangat Al Jam’iyatul Washliyah untuk berbuat lebih baik lagi.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur. Segera akan kita bangun rumah singgah di Telukdalam, karena disana anak-anak kita banyak yang membutuhkan. Banyak yang putus sekolah karena tidak ada sekolah lanjutan Al Washliyah setelah tamat SD,” kata Dedi, dengan nada terbata-bata sambil menyeka air matanya dengan sorban.

Lomba Orasi

HUT ke-91 Al Jam’iyatul Washliyahh di Sumut tidak hanya memperlombakan melukis tokoh Al Jam’iyatul Washliyah dan kaligrafi, ada juga lomba orasi ilmiah, qira’ atul kutub, tahfiz quran, donor darah, bazar, paduan suara dan lainnya.

Pada acara puncak panitia juga berhasil mengumpulkan infak sekitar Rp671 juta, sebagian besar dana ini akan digunakan untuk membangun rumah singgah dan madrasah di Telukdalam.

Al Jam’iyatul Washliyah Sumut memilih fokus pada Telukdalam karena menurut keterangannya beberapa daerah di sana dihuni umat Islam. Sayangnya, beberaa kali prosesi pemakaman harus tertunda berhari-hari karena tidak ada yang bisa melakukan fardu kifayah.  Anak-anak yang tamat dari SD Alwashliyah juga terpaksa berhenti sekolah karena tidak ada madrasah di sana.

“Kepedulian kita ternyata sangat besar, semua kita ternyata ingin masuk surga. Insya Allah, amanah ini akan kita laksanakan sebaik-baiknya. Mengembangkan Al Jam’iyatul Washliyah Sumut serta membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan seperti di Telukdalam,” pungkasnya.

Reporter : Siti Amelia/Rilis

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Sambut Idul Fitri 1446 H, Pembina Grib Jaya Kota Medan Bagi-bagi Daging untuk Pengurus

mimbarumum.co.id - Menyambut Idul Fitri 1446 H, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Kota Medan membagikan daging sapi kepada masyarakat...