mimbarumum.co.id – Seorang pemateri pada acara Focus Group Discussion (FGD) IT Del menyebutkan perihal kemungkinan adanya 85 juta jenis pekerjaan yang pada era ke depan tidak lagi mengandalkan tenaga manusia.
“Lebih kurang 85 juta pekerjaan akan tergantikan oleh mesin,” ucap Verawaty Situmorang, S.Kom., M.T.I pada FGD dengan topik “Asesmen Kesiapan Pelaksanaan Magang Terkait Pariwisata Kawasan Toba di Lingkungan Institut Teknologi Del” pada Sabtu, (18/12/21) di Meeting Room Hotel Labersa Kabupaten Toba.
Meskipun ada potensi hilangnya pekerjaan bagi tenaga kerja, namun pada sisi lain ada kabar baiknya bahwa akan muncul 95 juta jenis pekerjaan baru bagi warga.
Butuh Lima Jenis Keterampilan
Pekerjaan-pekerjaan baru tersebut, katanya membutuhkan 5 (lima) jenis keterampilan khusus, meliputi kemampuan berpikir kritis (critical thinking), bisa berkomunikasi secara efektif (effective communication).
Selain itu harus memiliki jiwa kepemimpinan (leadership), memiliki literasi di bidang teknologi (technology literacy) dan kemampuan melakukan pembelajaran global (global learning).
Verawaty yang juga menjabat selaku Ketua Prodi D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak IT Del dalam materinya yang berjudul “Kampus Merdeka, Hak Belajar 3 Semester di Luar Program Studi” juga menjelaskan perihal kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka merealisasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Ada delapan yang dapat diikuti mahasiswa, katanya yakni pertukaran pelajar, magang/praktik kerjasama, studi proyek independen, dan penelitian.
Kegiatan lainnya, membangun desa/KKN tematik, kewirausahaan, dan pelaksanaan proyek kemanusiaan serta kegiatan asistensi mengajar.
“Dalam mencapai MBKM dalam sektor pariwisata di kawasan Toba maka dibutuhkan kolaborasi antara pihak universitas, mahasiswa dan mitra,” ucapnya.
Pemateri sebelumnya, Albert Sagala, S.T, M.T yang juga seorang dosen pada Program Studi Sarjana Teknik Elektro IT Del memaparkan tentang peranan LPPM IT Del untuk mendukung program MBKM pada bidang pariwisata.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IT Del itu, lebihlanjut memberikan penjelasan tentang konsep pengembangan kawasan wisata.
Sumber Dana
Niko Saripson P. Simamora, S.T., MAB selaku Ketua Pelaksana FGD dalam siaran pernya menyebutkan kegiatan tersebut menggunakan pendanaan dari program Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa Pts Ditjen Diktiristek Tahun Anggaran 2021.
Pelaksana itu berharap kegiatan yang mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbuddikti) Republik Indonesia itu dapat menggali berbagai informasi terkait kebutuhan pelaku pariwisata di kawasan Toba.
Diskusi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antara Institut Teknologi Del dengan operator pariwisata dalam kawasan Kabupaten Toba melalui berbagai skema kerjasama.
Reporter : Ngatirin/Rel