Dugaan Pelecehan Terhadap Camelia, DPRD Tapteng Desak Polisi Periksa Masinton Pasaribu

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – DPRD Tapanuli Tengah mendesak pihak kepolisian dalam hal ini Kapolrestabes Medan untuk segera memeriksa Masinton Pasaribu terkait dugaan pelecehan seksual dan tindakan kekerasan yang dia lakukan terhadap Camelia Neneng Susanti yang merupakan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah beberapa waktu lalu di Medan.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani kepada wartawan di Pandan, Senin (2/12/2024).

“Saya atas nama Ketua DPRD Tapteng bersama anggota dewan mendesak Kapolrestabes Medan agar segera melakukan pemeriksaan terhadap Masinton Pasaribu atas dugaan pelecehan seksual dan tindakan kekerasan yang sudah dilaporkan korban atas Camelia ke Polrestabes Medan pada Oktober lalu. Karena menurut informasi yang kami terima sampai saat ini belum ada dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor,” kata Rivai.

Menurut Rivai, hukum harus ditegakkan supaya jangan ada asumsi bahwa ada orang yang kebal hukum. Karena pada prinsipnya semua sama di hadapan hukum.

- Advertisement -

Dijelaskan Rivai, belum diperiksanya Masinton Pasaribu kemarin mungkin karena Masinton ikut mencalon menjadi Bupati Tapanuli Tengah. Dan pelaksanaan pemilihan Bupati sudah selesai tanggal 27 November 2024, artinya tidak ada lagi alasan untuk tidak memeriksa Masinton atas laporan Camelia.

“Saya selaku Ketua DPRD bersama Anggota Dewan sangat kecewa jika kasus ini tidak segera ditindaklanjuti oleh Kapolrestabes Medan, karena yang menjadi korban adalah Wakil Ketua DPRD Tapteng. Artinya, marwah lembaga DPRD dipertaruhkan dalam kasus ini,” imbuhnya.

“Jika kasus ini tidak ditindak lanjuti, bagaimana masyarakat biasa nantinya jika mengalami kasus serupa? Tentu ini menjadi catatan buruk hukum kita nantinya. Untuk itulah kami meminta agar kasus ini segera ditanggapi dengan melakukan pemeriksaan terhadap Masinton,” tegas Rivai.

Politisi NasDem ini pun yakin, Kapolrestabes Medan akan segera bertindak, mengingat kasus ini sudah menjadi konsumsi publik dan yang menjadi korban adalah anggota DPRD.

“Kami yakin Pak Kapolrestabes Medan tidak mendiamkan kasus ini, untuk itulah kami mengingatkan serta memberikan dukungan kepada Pak Kapolres agar segera memprosesnya, karena semua sama di mata hukum,” terang Rivai.

Tidak lupa Rivai bersama anggota DPRD Tapteng memohon kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit, agar memberikan atensi khusus terhadap kasus ini.

‘Kami memohon kepada Bapak Kapolri agar memberikan atensi khusus terhadap kasus ini karena menyangkut marwah seorang perempuan dan juga marwah jabatan lembaga DPRD,” pintanya.

Sebelumnya juga pasca kejadian, anggota DPRD Tapteng dari lintas partai telah bersuara yang meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menindaklanjuti kasus yang terjadi kepada pimpinan mereka.

Sebagaimana diberitakan, Calon Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dilaporkan ke polisi oleh Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Camelia Neneng Susanti atas kasus kekerasan. Masinton dan Camelia sama-sama merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP).

Dalam laporan polisi disebut bahwa perkaranya adalah Masinton yang menarik baju Camelia hingga kancing bajunya terlepas di Sibolang Durian Medan. Rekan Camelia yang menjadi saksi menjelaskan peristiwa terjadi pada hari Minggu, 6 Oktober 2024.

Reporter : Djamaluddin

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Fraksi NasDem Dukung Langkah Ketua DPRD Tapteng Minta Bupati Masinton Naikkan TPP Pegawai

mimbarumum.co.id - Fraksi NasDem DPRD Tapanuli Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Ahmad Rivai Sibarani,...