Dua Siswi SMU YPSA Berangkat ke Inggris Ikuti Program Persiapan Kuliah

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Wakil Ketua Harian Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Medan melepas dua siswinya mengikuti program persiapan ke universitas di Inggris selama 6 bulan.

Program ini kerjasama dengan City College Plymouth yang diadakan oleh PDVL Overseas Advisory. Kedua siswi dilepas langsung oleh Wakil Ketua Harian YPSA Medan Zulfadhli A Raz, M. Kom, Kamis (16/1/2020).

Kepala SMU YPSA Medan Bagoea Maulana
Bagoes Maulana mengatakan program yang ditawarkan oleh PDVL Overseas Advisory adalah program persiapan menuju universitas di Inggris yang berkoordinasi dengan City College Plymouth (CCP).

Baca Juga : Yogurt Biji Durian Menangi ITEX 2018 Kuala Lumpur

- Advertisement -

“Program yang dilaksanakan meliputi persiapan pembelajaran berdasarkan target kurikulum yang ada di Inggris, persiapan ujian IELTS, dengan sistem evaluasi/penilaian yang tersistem selama 6 bulan dengan hasil akhir ujian IELTS dan rekomendasi ke universitas pilihan berdasarkan hasil tes yang diikuti,” ujarnya.

Kedua siswi yang berangkat ke Inggris yakni Firyal Alya Rasyita Lubis (XI US B) dan Aisyah Anindya Pasha Ketaren (XI US B) dengan pilihan program sains. Mereka telah melalui beberapa tahap tes.

“Pertama, tes tertulis perihal kompetensi sains dan bahasa Inggris. Kedua, tes Conversation melalui metode debate secara kelompok dengan isu topik yang diberikan. Ketiga, tes interview dari Tim PDVL. Dan keempat, tes interview dari Tim CCP,” ujarnya.

Baca Juga : Ayo Buruan Yang Mau Kuliah Gratis di AS

Dalam pelaksanaannya, siswa-siswi tersebut akan mempelajari International Foundation Program. Dimana siswa akan diberikan sebuah kualifikasi internasional agar dapat melanjutkan kuliah di luar negeri tanpa harus mengikuti foundation year selama 1 tahun (pre-univeristy).

Bagoes juga menambahkan, kedua siswi berangkat hari ini. Total 78 orang berasal dari Indonesia, Thailand, Guangzhou, Taiwan, dari Malaysia. Sedang peserta dari Indonesia sendiri yang ikut sebanyak 30 orang yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Jaga nama baik keluarga dan sekolah. Solat jangan tinggalkan dan timbalah ilmu sebanyak-banyaknya disana. Taati peraturan dan tata tertib kehidupan di negara orang lain. Pulang dari Inggris saya harap bahasa Inggris kalian sudah 100 persen baik. Dan tidak usah takut dengan identitas muslim kalian disana. Karena Inggris sendiri sangat menghormati agama lain,” tuturnya. (budi)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

15 Program Studi di USU Raih Akreditasi Internasional

mimbarumum.co.id - Menunjang World Class University (WCU), Universitas Sumatera Utara (USU) telah berhasil menjadikan 15 program studi terakreditasi internasional. Kepastian...