mimbarumum.co.id – Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan merealisasikan Tridharma Perguruan Tinggi dengan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengangkat tema, “Pemanfaatan Teknologi Untuk Meningkatkan Profesionalisme dan Life Skills Guru di Era New Normal.
Pengabdian yang disampaikan di MTs.S Lab Institut Keguruan Ilmu Pendidikan
(IKIP) Al-Washliyah disambut baik tenaga pengajar di sekolah tersebut dan menyatakan akan menerapkan kepada peserta didik.
Baca Juga : HUT ke-75 Mimbar Umum Banjir Hadiah Lucky Draw
“Tema ini diangkat mengingat kondisi saat ini di mana pembelajaran berbasis digital sangat diperlukan. Pembelajaran digital di era new normal membutuhkan kreatifitas guru sehingga siswa dapat merasakan atmosfer belajar yang nyata. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan oleh guru dalam memberikan pelajaran berupa video yang dikreasikan oleh guru tersebut adalah video maker Kine Master,” kata Ketua Tim PKM Dosen Rini Fadhillah Putri, S. Pd, M.Hum dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris kepada wartawan, Senin (28/12/2020)
Rini yang didampingi anggotanya Rizqy Fadhlina Putri selaku dosen Program Studi Akuntasi mengutarakan, dengan memanfaatkan aplikasi tersebut, guru dapat belajar dan mengembangkan kreatifitasnya dalam menciptakan video pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
Sementara itu, anggota tim pengabdian Asnarni Lubis, S.Pd, M.Pd juga menyampaikan, bahwa generasi alpha dan Covid-19 menjadi salah satu tantangan dalam proses pembelajaran saat ini, sudah merasakan kemudahan yang diperoleh peserta didik mengakses dan memainkan media sosial seperti instagram, facebook dan tik tok.
“Aktivitas media sosial peserta didik dapat dimanfaatkan guru untuk mengaktifkan aktivtas belajar, mempercayakan penyelesaian masalah kepada peserta didik akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar berdasarkan pengalaman,” tuturnya.
Dikatakan Asnarni, dalam proses mengimplementasinya guru cukup memberikan masalah, kemudian peserta didik mengeksplor penyelesaian masalah melalui video tik tok atau lainnya, kemudian di share dan memberikan tag kepada guru di media sosial.
“Artinya media sosial digunakan bukan hanya sekedar lihat status atau kegiatan main-main saja, namun juga mampu menshare pengetahuan dan pemahaman peserta didik. Kegiatan ini juga mampu memberikan guru melakukan assesmen dalam pembelajaran,” paparnya.
Senada, Drs. Abdul Ma’arif, M.Si menegaskan, kegiatan ini sangat tepat untuk generasi alpha, yang bukan hanya memberikan wejangan namun juga memerdekan mereka mengeksplor pemahaman materi.
“Hal ini juga menjadikan guru lebih berkarakter dan kesempatan semakin kreatif menyelesaikan materi pembelajaran terutama di era new normal,” pungkas Abdul anggota tim kegiatan pengabdian masyarakat.
Di akhir kegiatan, Kepala Sekolah MTs.S Lab IKIP Al-Washliyah Muhammad Nasir, S.H.I, M.A berharap dengan adanya sosialisasi pengetahuan guru dapat meningkat dan kreatifitas guru dapat lebih berkembang.
Begitu juga para guru IKIP Al-Washliyah menyatakan, akan menggunakan materi yang disampaikan dengan mengaplikasikan editor video dan media sosial menjadi salah satu alternative pembelajaran.
Reporter : Jepri Zebua
Editor   : Dody FerdyÂ