Dosen – Mahasiswa Farmasi USU Pengabdian Masyarakat di Desa Semangat

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Dosen Fakultas Farmasi USU bersama Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Semangat, Kabupaten Karo, kemarin.

Pengabdian ini bertemakan, “Edukasi Pengolahan Buah Bit Melalui Pembuatan Minuman dan Makanan Kesehatan Dalam Rangka Pemanfaatan Hasil Tani di Bidang Kesehatan Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat.”

Kegiatan pengabdian dilakukan oleh Tim Dosen Fakultas Farmasi yang diketuai oleh Prof. Dr. rer.nat. Effendi De Lux Putra, SU, Apt dengan anggota Sri Yuliasmi, S.Farm, M.Si, Apt, Henny Sri Wahyuni, S.Farm, M.Si, Apt. dan Emil Salim, S.Farm, M.Sc, Ph.D, Apt.

Kegiatan pengabdian ini turut mengikutsertakan mahasiswa Farmasi yang terdiri dari Nadiyah Zahra, Annisah Fadilah Ritonga, Clara Claudia Jap, Wahyu Rahmansyah, Zahratul Aini, Donita Chandra, Utari Tanisa dan Wendy, sebagai salah satu penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana mahasiswa dapat langsung berinteraksi, sharing ilmu yang di dapatkan di bangku perkuliahan serta mendapatkan informasi baru dari masyarakat.

- Advertisement -

Pada pengabdian ini diawali dengan pengisian daftar hadir, pembagian goodie bag dan pelaksanaan pre-test kepada masyarakat.

Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dasar masyarakat mengenai materi yang di sampaikan. Adapun materi yang di sampaikan kepada masyarat berupa manfaat serta pengolahan buah bit untuk menambah penghasilan petani.

“Program pengabdian masyarakat ini penting dilaksanakan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya para petani buah bit serta melatih kreativitas masyarakat sekitar” kata Ketua Tim Pengabdiaan Prof. Effend.

Ia juga menjelaskan bahwa pengabdiaan ini dilakukan agar masyarakat khususnya petani buah bit tidak hanya dapat menjual secara lansung buah bit di pasar akan tetapi dapat diolah menjadi minuman serta makanan sehat yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Selanjutnya, disajikan paparan materi dibawakan oleh Emil Salim yang menjelaskan bahwa buah bit memang memiliki bau tidak sedap namun banyak sekali kandungannya mulai dari flavonoid, karbohidrat, vitamin, zat besi.

Kegiaatan ini dilanjutkan dengan pemutaran video mengenai bahan serta proses pembuatan dari dodol dan juga sirup yang disampaikan oleh Henny Sri Wahyuni.

“Banyak sekali keuntungan dari pengolahan buah bit ini. Mulai dari peningkatan dan pemeliharaan kesehatan hingga meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar,” ujar Henny.

Ibu-ibu yang hadir pada kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dibekali dengan materi teknik pemasaran produk yaitu teknik packaging dan digital marketing yang disampaikan oleh Sri Yuliasmi.

Sri menyampaikan, dengan harapan setelah program pelatihan pembuatan sirup dan dodol ini diberikan, ibu-ibu di Desa Semangat berminat mengembangkan sirup dan dodol dari buah bit sebagai peluang untuk berwirausaha sehingga dapat menjadi penghasilan tambahan bagi keluarga.

Pada pengabdiaan itu tidak hanya memberikan materi serta video saja akan tetapi juga dilakukan praktik langsung pembuatan dodol dan sirup kepada ibu- ibu sekitar yang dibimbing oleh tim dosen serta mahasiswa Fakultas Farmasi USU.

Ibu-ibu begitu antusias dan berperan aktif dalam pembuatan dodol dan sirup. Tidak hanya praktik langsung dalam pembuatan dodol dan sirup tetapi dosen dan mahasiswa juga mengajarkan teknik packaging yang menarik sehingga dapat menambah minat konsumen.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu setempat dapat menerapkan tahap-tahap dalam pembuatan serta pengemasan dodol dan sirup,” harap Henny.

Anas selaku Ketua Kelompok Tani Desa Semangat menyampaikan rasa terima kasihnya, karena USU memilih Desa Semangat sebagai mitra pengabdian kepada masyarakat.

Dia juga berharap dapat menjalin kerjasama di masa mendatang, karena baginya oh masyarakat tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan.

“Tetapi juga termotivasi dalam menggali ide-ide kreatif menggunakan hasil tani yang mereka dapatkan menjadi suatu produk yang bermanfaat bagi kesehatan serta dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” tukasnya.

Reporter : R/Jepri Zebua

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Sambut Idul Fitri 1446 H, Pembina Grib Jaya Kota Medan Bagi-bagi Daging untuk Pengurus

mimbarumum.co.id - Menyambut Idul Fitri 1446 H, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Kota Medan membagikan daging sapi kepada masyarakat...