mimbarumum.co.id – Mobil pemadam kebakaran (damkar) bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Geonggy, Korsel melalui Kementerian Dalam Negeri RI sampai sekarang tak kelihatan di Samosir.
Padahal penyerahan secara simbolis telah dilaksanakan Dirjen BAK Kemendagri, Eko Subowo bersama Pimpinan Delegasi Provinsi Geonggy, Park Song Ju di Gedung Kemendagri Jakarta Rabu (25/9/2019) lalu.
Pemberian damkar ketika itu melibatkan tenaga teknis dan ahli. Agar pengoperasian 1 unit damkar itu dapat lebih maksimal. Mobil damkar itu diharapkan bermanfaat dalam mengantisipasi musim kemarau panjang dan kebakaran lahan di wilayah Samosir.
Anehnya, sampai sekarang damkar itu tak kelihatan batang hidungnya. Akhirnya masyarakat Samosir bagai bermimpi selama hampir 2 tahun. Karena tak pernah melihat damkar dari mancanegara itu.
Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Damkar Dinas Satpol PP Kabupaten Samosir, Sahat M Situmeang, Rabu (24/2/2021) di Pangururan menjelaskan, penyebab kendaraan hibah tersebut belum tiba di Samosir berkaitan dengan sistem damkar.
“Proses penggantian kemudi dari sebelah kiri menjadi kemudi kanan. Termasuk komponen lainnya,” ucapnya kepada mimbarumum.co.id.
Ia mengungkapkan, komponen damkar itu belum terkoneksi ke masternya dengan peralatan itu dan ECU-nya lagi diperbaiki teknisi.
Ketika ditanya berapa anggaran yang sudah dipergunakan untuk memperbaiki damkar dari Korsel itu? Dia merinci sampai sekarang baru Rp 40 juta APBD yang dipergunakan.