Club Panahan Terapkan Altet Patuhi Prokes Saat Latihan

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Planters Archery Club salah satu klub panahan yang telah memberikan kontribusi atlet untuk Medan, Deliserdang dan Sumatera Utara dukung program pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) kepada atlet saat latihan

“Setelah terhenti selama empat bulan akibat pandemi Covid-19, atlet panahan dari Planters Archery Club menggelar kembali latihan pada akhir Juni lalu guna menjaga kebugaran stamina para atlet. Saat melaksanakan aktivitas panahan dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Head Coach Planters Archery Club Yose Andri Sinuhaji di Medan, Senin (14/12/2020).

Ditambahkannya, untuk itu pihaknya mengeluarkan aturan bagi para anggota klub yang akan latihan untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ia mengatakan, penerapan protokol kesehatan mulai dari pemeriksaan suhu tubuh para atlet dengan termometer tembak sebelum memasuki area latihan.

- Advertisement -

Baca Juga : PAC Medan Johor Amanatkan PBB Titikuning Lakukan Yang Terbaik Ditengah Masyarakat

“Suhu tubuh normal manusia itu biasanya di sekitar kisaran 36,5 derajat sampai 37,5 derajat celcius. Jika melebihi batas normal maka atlet tidak diperkenankan masuk lapangan untuk latihan”, terang Yose Andri.

Selain itu, sambungnya, bagi atlet yang akan latihan diwajibkan memakai masker saat di area latihan.  Bagi atlet dan keluarga atlet yang tidak menggunakan masker maka disuruh keluar area latihan dan diperkenankan masuk bila telah menggunakan masker. Pemakaian masker diwajibkan agar mencegah penularan virus lewat droplet.

Yose menyebutkan, setiap atlet yang latihan sebelum memasuki area latihan juga diwajibkan mencuci tangan dengan sabun ditempat yang telah disediakan.

Selain itu, para atlet dianjurkan membawa hand sanitizer masing-masing, saat di lapangan harus rajin cuci tangan dengan hand sanitizer.

Peralatan panahan masing-masing atlet juga diinstrusikan untuk dibersihkan dengan cairan yang mengandung alkohol untuk membasmi virus dan bakteri yang melekat di peralatan tersebut.

“Kami membatasi yang latihan di range maksimal hanya 20 orang setiap Sabtu dan Minggu. Jarak antar pemanah hingga 2 meter, dengan 14 papan bantalan tembak. Perbantal 2 orang saat pendemi saat ini, biasa 3 orang sebelum pandemi,” terangnya.

Yose menuturkan, olahraga panahan terbilang aman dilakukan saat pandemi, pasalnya tidak ada kontak fisik antar sesama pemanah. Kendati demikian, para pemanah harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Selama pandemi, Planters Archery Club tetap menggelar latihan di Lembaga Pendidikan Perkebunan Kampus Medan/STIP-AP Jalan Willem Iskandar Medan sejak akhir juni lalu. Tak hanya sekedar latihan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, Planters Archery Club juga turut membina para atlet yang akan bertanding dalam PON XXI/2024 Sumut-Aceh cabang olahraga panahan.

“Kepada atlet diharapkan tetap mematuhi protkol kesehatan sesuai anjuran  pemerintah dengan penerapan 3M. Tetap menjaga kebugaran fisik dgn terus berlatih fisik dirumah dan tetap berlatih panahan dengan serius. Sehingga saat nanti pandemi ini berakhir, atlet-atlet ini tetap dan mampu bisa mempertahankan prestasi terbaiknya,” tukasnya.

Reporter : Jepri Zebua

Editor      : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Komunitas Indonesia Tionghoa Berikan Kursi Roda ke Warga Medan Johor Mengalami Sakit

mimbarumum.co.id - Komunitas Indonesia Tionghoa (KITA) berbagi kasih kepada warga Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan dengan...