mimbarumum.co.id – Bobby Nasution sampaikan misi benahi Kota Medan dihadapan sejumlah Ketua Marga Batak kemarin.
Bobby pun bertemu dengan Ketua Parsadaan Pomparan Somba Debat (PPSD) Dr Maruli Siahaan.
“Oleh karena itu tak berlebihan bila marga Siahaan di Medan sekitar 3.000 KK, dukung sepenuhnya dan doakan Bobby Nasution. Terpenting lagi, menurut kajian kami Bobby layak pimpin Medan dan akan jadikan Medan lebih baik,” kata Sadar Siahaan.
Yang menarik adalah ketika Bobby berbicara di hadapan para tokoh masyarakat Batak tersebut, yakni niatannya membenahi birokrasi di lingkungan Pemko Medan kelak.
Baca Juga : Periode September 2020, Polrestabes Ungkap 8 Kasus 12 Tersangka
Terlebih sebagai putra asli kelahiran Medan, Bobby banyak menyerap ilmu di sejumlah kota besar di Indonesia.
“Saya ingin terapkan ilmu yang dipelajari dari banyak kota untuk kemajuan Medan. Keluhan warga Medan banyak, Insya Allah bisa kita benahi satu-satu,” kata Bobby.
Dia juga kembali menyinggung soal anggaran yang tak banyak diketahui masyarakat.
“Soal anggaran masyarakat harus tahu, sejauh ini masyarakat tidak tahu. Anggaran Rp 6 triliun setahun total hampir 30 triliun per periode wali kota tidak ada yang berubah.
Kalau kurang dana, itulah tugas pemimpin harus usahakan dicari tambahannya,” katanya.
Untuk menjamin kinerja oke di lingkungan pejabat Pemko Medan kelak, Bobby Nasution dan Aulia Rachman bahkan telah mencanangkan penerapan Merit Sistem.
Sistem Merit sendiri adalah kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan faktor politik, ras, agama, asal usul, jenis kelamin, dan kondisi kecacatan.
Mendengar visi-misi Bobby Nasution, Ketua PPSD Maruli Siahaan pun terkesan.
“Seluruh marga di Medan akan dimintai masukan untuk dukungan kepada Bobby Nasution. Memilih sebagai generasi muda, keikhlasan ketulusannya, komitmen Bobby Nasution adalah bermasyarakat.
Kita harus tentukan sikap dari seluruh marga, kumpulkan para ketua marga. Ajak seluruh marga ikut pilih Bobby Nasution,” papar Maruli.
Editor : Dody Ferdy