mimbarumum.co.id – Rafid Febri Ismadi kecewa atas sikap pejabat Partai Amanat Nasional (PAN) di Sumut terhadap kadernya, Edi Saputra. Maksud hati ingin membela rakyat, Edi Saputra malah mendapat intervensi dari internal partai.
“Kita prihatin dan kecewa dengan sikap pimpinan PAN di Sumut saat ini. Apalagi sampai kesannya menghajar anggotanya sendiri (Edi Saputra) hingga ke publik atau media. Jika ada anggotanya yang keliru dalam berbuat, sebaiknya cukup dibahas di inetarnal saja,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Medan, kemarin.
Baca Juga : 14 Pejabat Pratama dan Administrator Pemko Tinggitinggi Dilantik
Dia mengaku dekat dengan Edi Saputra jauh sebelum menjadi dewan, senantiasa banyak berbuat untuk masyarakat khususnya warga Muhammadiyah.
“Apalagi berbuat untuk kepentingan adik-adik ortom Muhammadiyah,” ucapnya.
Untuk itu, Rafid Febri kembali menegaskan khususnya bagi pimpinan tempat Edi Saputra berpartai baik di Sumut dan Medan, hendaknya berpikiran positif dalam menyikapi perjuangan yang dilakukan anggotanya.
Sebelumnya Ketua DPW PAN Sumut dan Kota Medan, Yahdi Khoir Harahap dan HT Bahrumsyah, mempersoalkan ke publik sikap Edi Saputra soal penggunaan surat berstempel DPRD Medan untuk meminta Satpol PP agar tidak melakukan ekseskui atau pembongkaran rumah warga di kawasan Jalan Mangkubumi Medan.
Sementara dari pihak Edi Saputra menyatakan, surat atau memo yang dilayangkannya ke Satpol PP tersebut hanya meminta penundaan eksekusi tersebut, menunggu pemilik rumah punya tempat berteduh sementara.
Reporter : Djamaluddin
Editor : Dody Ferdy