mimbarumum.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut (KPw) sosialisasi Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS).
Sosialisasi pada kalangan mahasiswa dari 8 universitas di Sumut yang dipusatkan di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) kemarin.
Direktur BI Sumut, Andiwiana S menyatakan sosialisasi bertujuan untuk menjawab kebutuhan edukasi bagi generasi mileniaI terkait kebijakan sistem pembayaran terkini, uang elektronik, dan QRIS dalam mendorong ekonomi digital serta perekonomian di Sumut secara keseluruhan.
Baca Juga : Bank Indonesia Sumut-Lantamal I Belawan Edarkan Uang di Pulau 3T
“Berbicara mengenai sistem pembayaran, dengan perkembangan teknologi saat ini, jenis instrumen serta tingkat penggunaannya kian hari jumlahnya terus meningkat. Lahirnya beragam inovasi sistem pembayaran khususnya pembayaran non tunai seperti mobile banking, e-money dan fintech menandai peralihan tren pembayaran dari sistem tunai menjadi nontunai,” Andiwiana.
Dengan semakin beragamnya aplikasi pembayaran tersebut, dinilai kurang efisien karena pengguna nantinya perlu memiliki banyak aplikasi di handphonenya, sedangkan dengan menggunakan QRIS ini pengguna handphone hanya menggunakan 1 aplikasi saja.
“Dengan hadirnya QRIS ini, para pengguna aplikasi pembayaran nontunai tidak perlu memiliki terlalu banyak aplikasi, karena hanya dengan memiliki satu aplikasi saja dapat digunakan untuk melakukan pembayaran di berbagai merchant,” ujar dia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada adik-adik milenial mahasiswa/mahasiswi dari delapan perguruan tinggi di Provinsi Sumut, yaitu FEB USU, UMSU, Unimed, UINSU, Universitas HKBP Nommensen, UMA, Universitas Panca Budi dan Politeknik Negeri Medan yang menunjukkan semangat generasi milenial dalam mendukung pelaksanaan tugas BI di bidang sistem pembayaran dengan kehadiran mereka dalam kegiatan tersebut. (ml)