Banjir di Karo 13 Rumah Hancur

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Banjir di Karo hancurkan 13 rumah di Desa Lau Pengulu, Kecamatan Mardinding, Karo tepatnya perbatasan Aceh dan Sumut.

Kepala BPBD Karo Martin Sitepu mengakui memang terjadi banjir diakibatkan intensitas hujan yang tinggi, bukan banjir bandeng seperti yang diberitakan sebelumnya.

Namun kendati demikian karena banjirnya disertai lumpur ada belasan rumah rusak yang terpapar banjir.

Baca Juga : Pemda dan Pemerintah Pusat Harus Sinergi Atasi Banjir

- Advertisement -

“Kita belum tahu perkembangan selanjutnya, tapi tim kita sudah diturunkan dan kini tengah dikerjakan menuju lokasi. Lokasinya jauh itu, dari kabupaten kita sekitar 3 jam menempuhnya, kita tunggulah informasi dari tim kita jika sudah sampai,” ucapnya, Senin ( 11/11/2019).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. BPBD Karo pun terus melakukan pantauan terkait dengan peristiwa itu. Dan pemantauan ini dibantu oleh Babinsa Koramil 09, relawan dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo Natanail Perangin-angin menambahkan, BPBD Karo sampai hari ini masih melakukan pendataan rumah warga yang rusak.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan panik dan selalu waspada mengingat hujan masih turun deras di kawasan itu. (ml)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Fenomena Equinox Maret 2021, Matahari Berada Tepat di Posisi Zenith

Oleh: Abdul Aziz, Purna Tugas BMKG Medan, MIMBAR - Diperkirakan pada tanggal 21 Maret 2025 mereka yang tinggal di garis...