Anggota Dewan Kecewa Laporan Polisinya Ditolak

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga kecewa laporannya ke SPK Polsek Medan Barat ditolak dengan alasan harus membawa bukti kepemilikan harta yang hilang saat aksi penjambretan.

Usai dijambret, Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut ini segera mendatangi Polsek Medan Barat untuk membuat laporan. Hasilnya, ia kecewa, sebab polisi yang berada di SPK justru tidak responsif.

Baca Juga : Dewan Jadi Korban Kejahatan Jalanan, Politisi Minta Polisi Tingkatkan Pelayanan

“Saya kecewa terhadap aparat Polsek Medan Barat. Saya sudah jadi korban, tapi mereka (polisi) bukan berempati menerima laporan saya. Malah saya disuruh bawa kuitansi barang-barang yang dijambret. Kan aneh, harusnya laporan saya diterima dulu dong,” sesalnya, kemarin.

- Advertisement -

Sebelumnya, aksi penjambretan yang dialami Zeira Salim Ritonga bermula ketika ia ingin membeli sate di kawasan Jalan Kumango tak jauh dari Merdeka Walk.

Begitu ia turun dari mobil, pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung merampas tas sandangnya berisi, kaca mata, uang, ponsel genggam, dompet.

Akibat penjambretan di tengah pademi Covid-19 itu, ia mengalami kerugian mencapai Rp50 juta. Lalu, pelaku kabur ke arah Jalan Ahmad Yani. Zeira pun mencoba untuk mengejar namun pelaku berhasil melarikan diri.

“Sempat saya kejar tapi pelaku sudah enggak nampak lagi,” ujar Zeira.

Reporter : Djamaluddin
Editor : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Biadab, Pemuda Jalan Rahmadsyah Medan Aniaya Balita Hingga Tewas

mimbarumum.co.id - Seorang pemuda berinisial ZI (38), warga Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, ini benar-benar sadis. Betapa tidak, pelaku...