Akibat Covid-19, Stok Darah di PMI Menurun

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Medan Provinsi menurun atau hanya tinggal sekitar 4.000 kantong akibat jumlah pendonor berkurang dampak pandemi COVID-19.

“Ketersediaan/stok darah di PMI Kota Medan saat ini hanya mampu memenuhi kebutuhan kota itu saja,” ujar Ketua PMI Medan Musa Rajekshah di Medan, Rabu kemarin.

Sejak pandemi COVID-19, PMI Medan hanya mendapat sekitar 4.000 kantong darah dari sebelumnya yang bisa di kisaran 6.000 kantong.

Pandemi COVID-19 membuat warga khawatir ke luar rumah atau membuat kegiatan termasuk untuk mendonorkan darah.

- Advertisement -

Baca Juga : Ajie Karim : Pilkada Binjai 2020 Sebaiknya Ditunda

“Ketersediaan darah yang hanya 4.000 kantong itu hanya mencukupi untuk melayani kebutuhan di PMI Kota Medan saja,” ujar Ijeck, panggilan akrab Musa Rajekshah.

Padahal, ujar Ijeck, biasanya PMI Kota Medan bisa membantu kebutuhan PMI di kabupaten/kota lainnya di Sumut.

“Agar tidak menjadi masalah, PMI Kota Medan memaksimalkan aksi jemput bola,” katanya.

PMI Medan juga terus melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap para relawan.

“PMI berharap, momentum peringatan Hari PMI, 17 September, akan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat mendonorkan darahnya untuk membantu orang yang membutuhkannya termasuk untuk kesehatan pribadi. (Ant)

Editor : Dody Ferdy

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Komunitas Indonesia Tionghoa Berikan Kursi Roda ke Warga Medan Johor Mengalami Sakit

mimbarumum.co.id - Komunitas Indonesia Tionghoa (KITA) berbagi kasih kepada warga Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan dengan...