Akhirnya Bangkai KM Sinar Bangun Ditemukan

Berita Terkait

Jakarta, (Mimbar) – Sebuah benda yang ditengarai kuat sebagai bangka kapal motor (KM) Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba ditemukan di dasar danau pada kedalaman sekira 450 meter. Sebuah robot ROV yang digunakan dalam upaya pencarian korban berhasil merekam visualisasi objek tersebut.

“Ada indikasi adanya objek di dasar, antara ketinggian 450 meter saat dan 490 meter, itu kita ketemu dua (objek). Kita dalami terus (menggunakan) alat ini menemukan objek korban manusia dengan kedalaman 450 m,” ungkap Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syaugi saat jumpa pers di Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/6).

Selain temuan objek korban, Basarnas dan Tim Gabungan, juga menemukan puing diduga patahan-patahan bangkai KM Sinar Bangun. Menurut Syaugi, tim tengah bekerja ekstra untuk dapat segera mungkin mengangkat kapal tersebut ke permukaan.

“Jadi kita masih memikirkan karena kita belum punya alat untuk mengangkat dari kedalaman 450 meter. Kita masih memikirkan ini dan tadi kita tidak bisa tergesa-gesa,” jelas dia.

- Advertisement -

Namun Syaugi meminta kesulitan tersebut tidak dijadikan alasan untuk menyerah. Bersama Tim Gabungan, TNI-Polri dan juga segenap stake holders, Basarnas yakin bisa menemukan hasil akhir yang baik dalam tragedi KM Sinar Bangun.

“Jadi tadi saya sampaikan, kami bisa menemukan buktinya ada gambarnya kita sudah bisa melihat dan tentunya ini kita akan lanjutkan terus, sehingga bisa kita memastikan dan bisa pikirkan untuk diangkat. Mohon doanya, mudah-mudahan bisa segera kita selsaikan,” tandas dia.

Lebihlanjut Syaugi menyatakan Basarnas dalam 10 hari masa pencarian korban dan bangkai kapal KM Sinar Bangun, saat ini total korban ditemukan sebanyak 24 jiwa dengan tiga di antaranya meninggal dunia.”Pertama kami menemukan 19, 18 hidup 1 meninggal dunia, Kemudian berikutnya ada tambahan 2 meninggal dan 3 hidup,” ujar Syaugi.

Terkait penemuan dugaan bangkai kapal, Syaugi mengatakan perkembangan signifikan ditemukan tim pencarian gabungan KM Sinar Bangun. Karenanya, pencarian ditambah tiga hari ke depan, terhitung hari ini.

“Jadi kemarin adalah 10 hari, Setelah 10 hari kami sudah lihat progres itu ada, sehingga kita tambah lagi 3 hari dan Alhamdulillah membuahkan hasil yang signifikan, kita lihat suspect puing kapal, bangkai motor diduga milik penumpang, dan beberapa korban yang tertangkap alat pencari, seperti ROV dan multi-beam sonar,” jelas Syaugi.

Pencarian dengan peralatan menggunakan ROV diketahui menjangkau kedalaman hingga 300 meter. Namun, hal tersebut belum menapaki titik dasar danau. Kemudian, dengan mendatangkan alat Multi-Beam Sonar, Basarnas dan Tim Gabungan menjangkau ke dalaman di titik 2000 meter.

“Saat itu, Alhamdulillah dengan dengan dijalankan ini ada indikasi adanya objek di dasar, antara ketinggian 450 m saat dan 490 meter, itu kita ketemu 2 (objek). Kita dalami terus alat ini kita menemukan papan yang kemungkinan itu adalah dari KM Sinar Bangun, dan siang hari ini menemukan objek korban manusia dengan kedalaman 450 m,” tuturnya. (mc)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Sertijab Kadisdiksu Alexander Sinulingga Disambut Antusias

mimbarumum.co.id - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga S.STP, MSi yang baru dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara...