Jelajahi Market Digital Melalui Tiktok, PPSW – PESADA Edukasi UMKM Lumban Suhisuhi Toruan

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita (PPSW) dan Perkumpulan Sada Ahmo (PESADA) melirik potensi UMKM Desa Wisata Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Di desa ini ada spot wisata mengagumkan yakni Kampung Ulos dengan Rumah Adat Batak didukung kegiatan pengrajin tenun ulos, pewarna alami.

Yang lebih menarik, wisatawan akan disuguhi kuliner mie gomak dan ombus ombus sebagai makanan khas daerah, dengan latar keindahan Danau Toba.

Warganya menunjukkan kreativitas signifikan, para remaja tergabung dalam sanggar tari Hutaraja Pardamean.

- Advertisement -

“Untuk mampu menjadi objek wisata unggulan dengan beragam potensi, Desa Wisata Lumban Suhisuhi Toruan butuh perhatian dari berbagai berbagai pihak,” kata Jojor Paima Siahaan Pendamping Desa Wisata PESADA kepada mimbarumum.co.id, Rabu (26/6/2024) di Pangururan.

Hal ini disampaikannya, ketika mengedukasi pelaku UMKM dari kelompok tenun dan kuliner dengan menggelar bimtek serta memberikan dana stimulan di Lumban Suhisuhi Toruan.

Menurutnya, banyak hal menarik yang perlu diropang dengan SDM mumpuni seperti penenun ulos, pewarna alami dan homestay rumah adat.

“Termasuk menjajaki kuliner dan souvenir sehingga dirasa perlu bantuan dan dorongan inovasi dari berbagai mitra seperti PPSW dan PESADA,” imbuh Jojor.

Diterangkan juga, PPSW dan PESADA sebagai lembaga yang fokus kepada perempuan dan ikut andil memperjuangkan Desa Wisata Lumban Suhisuhi Toruan, sudah bekerja sama dengan Tiktok Bydance serta program Jalin Nusantara.

“Untuk merambah market digital secara luas,” bebernya.

Jojor merinci sejumlah kegiatan yang sudah dilakukan yakni, mengadakan kelas belajar kepada pelaku UMKM sebanyak 24 kali pertemuan dengan topik Literasi Bisnis yang Bertanggung Jawab, Literasi Keuangan dan Literasi Digital.

Selain itu, dijelaskannya, PESADA bersama PPSW tetap memotivasi pelaku UMKM di Lumban Suhisuhi Toruan dengan pendampingan promosi, pengurusan legalisasi usaha seperti NIB, NPWP, PIRT dan label halal.

“Kaum perempuan sebagai pelaku UMKM menyampaikan persoalan yang dihadapi terkait pemasaran produk yang tidak sesuai dengan harapan,” tuturnya.

Maka untuk lebih mengoptimalkan market, dikatakan Jojor, perlu peningkatan kapasitas termasuk cara mengelola aplikasi Tiktok untuk meningkatkan promosi produk sehingga banyak dikenal oleh masyarakat luas.

Mewakili PESADA dan PPSW, Jojor Paima Siahaan menyerahkan pengadaan peralatan UMKM untuk digunakan oleh kelompok menuju usaha lebih maju, sejahtera dan tetap solid.

Ketua Pokdarwis Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Fince Capah sebagai trainer menyampaikan apresiasi kepada PESADA dan PPSW yang telah berkontribusi demi kemajuan pelaku UMKM.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PESADA dan PPSW yang telah banyak membantu, mengajari dan membimbing pelaku UMKM di Desa Lumban Suhisuhi Toruan,” terangnya.

Ia berharap, pembekalan yang diterima warga tetap berkelanjutan, sehingga pelaku UMKM merasakan manfaat langsung dari perkembangan sektor kepariwisataan Kabupaten Samosir yang semakin pesat.

“Mudah-mudahan bisa kami manfaatkan sebagai modal pelayanan prima untuk peningkatan ekonomi anggota Pokdarwis dan kaum perempuan di Desa Lumban Suhisuhi Toruan,” pungkas Fince Capah.

Reporter : Robin Nainggolan

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

InJourney Sukses Gelar Aquabike Jetski World Championship 2024, Bangkitkan Ekonomi Lokal dan Perkuat Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Dunia

mimbarumum.co.id – Event olahraga air berskala dunia, Aquabike Jetski World Championship yang berlangsung di Danau Toba selama 13-17 November...