mimbarumum.co.id – Akhirnya keinginan masyarakat Labuhanbatu mempunyai bandara udara (bandara) sendiri segera terwujud. Menko Kemaritiman meastikan tahun ini pembangunanannya dimulai.
“Tadi sudah saya tinjau ke lapangan. Tempatnya layak untuk segera kita bangun bandara pada tahun ini sehingga tahun depan sudah bisa kita pergunakan,” ujar Luhut Binsar Panjaitan, Kamis (4/4/19).
Menteri itu mengatakan perihal pembangunan bandara pada saat bertatap muka dengan pemuka masyarakat, tokoh ormas, OKP, kalangan akademisi dan tokoh pendidikan serta para pelajar danForkopimda Labuhanbatu di Aula Asrama Haji Ujung Bandar-Rantauprapat, Labuhanbatu.

Didampingi Ridwan selaku Deputi Kemaritiman dan Lambok sebagai Staf Ahli Menko, Luhut mengaku kebutuhan akan adanya bandara di daerah Labuhanbatu sudah benar dan layak.
Atas pertimbangan tersebut, Luhut memastikan pemerintah akan memulai pembangunan bandara di Aek Nabara itu pada tahun 2019 ini.
Dihadapan warga, pejabat itu berpesan agar terus bersinergi dengan Andi Suhaimi selaku Bupati dan terus menjalin kerja sama demi majunya pembangunan di Kabupaten Lanuhanbatu.
Ia juga memberi pesan khusus terkait pelaksanaan Pemilu pada 17 April mendatang, agar warga di daerah ini perpartisipasi aktip dengan cara memberi hak suara di TPS masing-masing.
“Jangan Golput. Pilihlah pemimpin sesuai hati nurani dengan melihat dari apa yang sudah diperbuat untuk kemajuan bamgsa dan negara Indonesia tercinta,” pinta Luhut.
Sebelumnya, Plt. Bupati Labuhanbatu, H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST,MT didampingi perwakilan 12 etnis di Labuhanbatu, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Luhut B. Panjaitan yang telah berkenan berkunjung ke Labuhanbatu sekaligus meninjau secara langsung tempat rencana pembangunan Bandara di Aek Nabara – Kabupaten Labuhanbatu.
“Sudah empat Bupati di daerah ini menunggu realisasi pembangunan Bandara Labuhanbatu. Kiranya dalam waktu dekat ini sudah bisa terealisasi dan dimulai,” kata Andi.
Pada acara tersebut, Plt. Bupati Labuhanbatu berkesempatan menyematkan seperangkat kain songket budaya Melayu, tanda kebesaran dari masyarakat daerah ini kepada Luhut Panjaitan.
Dalam acara itu juga, Luhut menyempatkan diri memberi cendramata berupa 1 set laptop kepada para pimpinan Perguruan Tinggi yang ada di Labuhanbatu. (tom)