mimbarumum.co.id – Luasnya wilayah hukum Polsek Sunggal ditambah lagi jumlah masyarakat tentu tidak sebanding dengan jumlah personel di Polsek Sunggal.
Angka tindak kriminal juga masuk dalam kategori tinggi disusul Polsek Percut Seituan. Dalam sehari di Polsek Sunggal bisa menerima lima laporan pengaduan.
“Jumlah personel di Polsek Sunggal hanya 114Â orang. Sedangkan jumlah masyarakat di wilayah hukum sangat luas termasuk Kabupaten Delisersdang adalah wilayah kita,” ungkap Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi saat Ngrobrol Santai bersama Wartawan Unit Polrestabes Medan, Kamis (21/3/2019) sore.
Menurut mantan Kapolsek Labuhan Deli ini pemerintah seharusnya menambahkan satu polsek di Sunggal mengingat Deliserdang adalah wilayah cakupannya.
Begitu juga dengan wilayah hukum Polsek Percut Seituan yang hampir sama dengan Polsek Sunggal.
“Ya penambahan polsek di wilayah Sunggal ini perlu. Begitu pun kita tetap berusaha mengcover wilayah hukum kita yang sangat luas ini. Jenis tindakan kriminal pun beragam. Tapi yang paling menonjol adalah kasus pencurian,” tutur Yasir.
Disamping itu, Yasir juga menceritakan pengalamannya saat berada di luar negeri. Terutama di negara Timur Tengah.
“Menurut saya pemerintah kita ini sudah banyak memberi kebebasan di banding negara lain. Seperti di Timur Tengah, disana hanya ada beberapa suku tapi konflik terus terjadi. Nah di Indonesia berapa suku dan agama? Kita enggak ada konflik. Patutnya kita bersyukur dengan pemerintah Indonesia ini,” tutup Yasir. (dd)