Terjadi Keributan di Polsek Medan Baru, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Diduga terjadi keributan antara Leasing Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance dengan seorang konsumen di Polsek Medan Baru, Sabtu (15/4/2023).

Kejadian tersebut bermula pada hari Sabtu (15/4/2023) sekira pukul 09.00 WIB di RS Smec yang terletak di Jalan Iskandar Muda Medan.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang wanita, adik kandung konsumen yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan, Sabtu (15/4/2023) sekira pukul 21.30 WIB di Polsek Medan Baru.

Ia menjelaskan kronologi penarikan mobil yang dilakukan oleh pihak leasing SMS terkesan memaksa (tarik secara paksa) sehingga dirinya merasa dintimidasi.

- Advertisement -

“Awalnya, posisi kami dan unit mobil Honda Jazz di RS SMEC, karena orang tua kami lagi sakit dan mau operasi mata. Tiba-tiba pihak leasing langsung mengangkat atau menaikkan ke mobil derek oleh pihak Leasing,” ungkap wanita tersebut.

Menurutnya, leasing SMS merupakan pihak ketiga bukan dari Showroom sewaktu pengambilan mobil tersebut.

“Mobil ini kan atas nama Abang aku, baru lunas dari showroom, lalu BPKB nya diagunkan ke Leasing Bang. Jelas kami mau bayar Bang. Saya berharap pihak kepolisian (Polsek Medan Baru) membantu dan memproses kejadian ini, Bang. Padahal, instruksi Kapolri , kalau konsumen mengalami intimidasi dari pihak leasing harus lapor ke polisi (Polsek setempat),” pungkasnya sembari menunjukkan mobil Honda Jazz warna hitam yang ditarik leasing di Polsek Medan Baru.

Sementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ginanjar dikonfirmasi awak media via WhatsApp pada Minggu (16/4/2023) terkait keributan yang terjadi di Mapolsek Medan Baru pada Sabtu (15/4/2023) sekira pukul 21.30 WIB belum berkomentar, hingga berita dilayangkan ke meja redaksi.

Reporter : Rasyid Hasibuan

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Biadab, Pemuda Jalan Rahmadsyah Medan Aniaya Balita Hingga Tewas

mimbarumum.co.id - Seorang pemuda berinisial ZI (38), warga Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, ini benar-benar sadis. Betapa tidak, pelaku...