YPSIM Kini Berusia 35 Tahun, Berikut Prestasinya

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Berawal dari 11 ruangan dengan 15 guru dan staff, serta 171 orang siswa di tahun 1988. Kini Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) Medan tumbuh 10 kali lipat. Dengan jumlah siswa mencapai 3.900 orang siswa, serta 220 guru dan staff. Pada Hari Ulang Tahun  ke-35, YPSIM pun meresmikan Gedung SMK.

dr Sofyan Tan selaku Ketua Dewan Pembina YPSIM mengungkapkan sebagai sekolah yang lahir dengan tujuan memutus  rantai kemiskinan, dia berharap perguruan menghasilkan generasi yang penuh dengan toleransi dan penghargaan terhadap setiap insan.

“Maka kami telah melakukan berbagai aksi sosial untuk peserta didik. Awalnya program anak asuh dengan pengurangan biaya hanya diberikan kepada 17 orang, tapi kini sudah mencapai 5.824 orang dengan total dana yang disalurkan Rp 23 miliar lebih,” ucapnya dalam kegiatan HUT YPSIM ke-35, Kamis (25/8/2022).

Selain itu, sambungnya, atas ide anak Sofyan Tan yang juga anggota dewan pembina YPSIM, Tracey Yani Harjatanaya, YPSIM kini merekrut anak-anak yang mau kuliah kedokteran  untuk mendapatkan biaya pendidikan.

- Advertisement -

“Kenapa kuliah kedokteran, karena bapaknya (Sofyan Tan) sudah jadi dokter, tidak praktek. Karena itu, mau membalas kembali kehilangan satu dokter, makanya kita ingin melahirkan 100 dokter yang berasal dari keluarga miskin  untuk menggantikan,” terangnya dalam kegiatan yang dihadiri Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadiem Makarim, Mantan Menteri 3 Periode Sarwono Kusumo Atmaja,  juga mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2011-2014, Sapta Nirwandar, serta Wakil wali Kota Medan Aulia Rachman, mewakili Gubernur RI Kaiman Turnip, RE Nainggolan serta Rektor USU Muryanto Amin.

Sofyan Tan juga bilang bilang selain program bantuan biaya sekolah serta merekrut siswa untuk sekolah kedokteran,  YPSIM juga memberikan perhatian kepada alumni yang ingin melanjutkan kuliah dengan memberikan beasiswa kepada 29 siswa. Yakni dengan total beasiswa Rp 774 juta lebih.

“Dan tahun ini, ada sekitar 103 siswa kami yang lolos PTN dan kami berikan insentif. Dan 9 diantaranya masuk  fakultas kedokteran dan  fakultas kedokteran gigi. Ini adalah hadiah 35 tahun sekolah ini. Tak hanya siswa, apresiasi juga YPSIM berikan kepada guru,” tukasnya.

Dalam kesempatan ini, Nadiem Makarim mengungkapkan harapannya agar sekolah-sekolah lain mencontoh simbol-simbol kebhinnekaan yang ada di YPSIM. Dengan di adopsinya simbol kebhinekaan ini, Nadiem berharap tumbuh toleransi lebih tinggi di gnerasi muda.

“Saya dengar kini sudah mulai banyak sekolah-sekolah dengan kebinnekaan, seperti melakukan doa-doa lintas agama dan ada berbagai macam rumah ibadah (di sekolah). Harapan besar saya, negara kita menjadi negara yang merayakan kebhinnekaan. Alangkah torelannya negeri ini, dengan generasi muda yang akan tumbuh, akan total kemampuan kita hidup dengan kebhinnekaan, kita tetap bersatu dalam perbedaan,” pungkasnya.

 

Reporter : Siti Amelia

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Sambut Idul Fitri 1446 H, Pembina Grib Jaya Kota Medan Bagi-bagi Daging untuk Pengurus

mimbarumum.co.id - Menyambut Idul Fitri 1446 H, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Kota Medan membagikan daging sapi kepada masyarakat...