mimbarumum.co.id – Seratusan pelaku UMKM di Kabupaten Samosir mengikuti pembekalan metode pemasaran secara digital.
Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan tersebut, Kadis Kominfo Samosir Rohani Bakara sebagai salah satu narasumber memaparkan UMKM dan Digitalisasi. Sedangkan Kadis Nakerkoperindag Vikbon Simbolon memaparkan Peningkatan Pemanfaatan Marketplace Untuk Penguatan Ekosistem Ekonomi Digital.
Para pelaku UMKM dibekali metode pemasaran digital terkait Business Model Canvas, Konten Kreatif/Copywriting; kemudian Membuat Website; serta Optimalisasi Mesin Pencari (SEO), Pengelolaan Aplikasi Media Sosial dan Marketplace.
Kadis Kominfo Rohani Bakara kepada mimbarumum.co.id, Sabtu (2/10/2021) di Pangururan menjelaskan, pembekalan dimaksud merupakan realisasi visi Kabupaten Samosir.
Yakni “Terwujudnya masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat secara Ekonomi, Kesehatan, dan Pendidikan”.
Secara ekonomi, dikatakan Rohani, para pelaku UMKM harus memiliki keterampilan digital dalam memasarkan produk-produknya.
“Agar laku dijual secara luas dengan tetap memperhatikan kualitas produk-produk yang dipasarkan,” sebutnya.
Sementara Kadis Nakerkoperindag Vikbon Simbolon berharap, para pelaku UMKM memanfaatkan peluang-peluang bisnis pasca pandemi menjadi endemi.
“Harus menjadi pemain dan bukan penonton terkait peluang bisnis di Samosir,” kata Vikbon.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kominfo Medan, Irbar Samekto menjelaskan, saat ini pemerintah tengah berupaya melakukan percepatan transformasi digital dalam berbagai bidang kehidupan.
Sebagai pembicara pada kegiatan itu, ia merinci beberapa strategi pemanfaatan teknologi informasi digitalisasi.
“Informasi teknologi juga memberikan kemudahan-kemudahan yang harus optimal untuk kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.
Para pelaku UMKM, menurutnya, perlu memanfaatkan peluang perkembangan digitalisasi untuk peningkatan usaha.
Reporter : Robin Nainggolan
Editor : Siti Murni