Pasokan Darah PMI Medan Rendah

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Pasokan darah ke Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Medan rendah karena wabah Covid-19 masih terjadi.

“Kebutuhan darah sampai saat ini tidak ada perubahan yang signifikan dari sebelum pandemi. Karena memang beberapa penyakit masih membutuhkan darah seperti persiapan pra operasi, hemofili, leukemia, persiapan mau kemoterapi, haemodolisa,” ungkap dr. Eka Syafrida Ritonga, AIFO-K Kasie P2D2S & Pelayanan Medis UDD PMI Kota Medan pada Rabu (24/6/2020).

Apalagi dikatakannya, kegiatan donor darah banyak dibatalkan terutama di instansi. Ini disebabkan akunya karena pihak instansi belum mau mengumpulkan masa dan mengadakan event.

Baca Juga : Ini Daftar Provinsi Tertinggi dan Terendah Kasus Positif Corona

- Advertisement -

Ditegaskannya, jika dibandingkan sebelum pandemi, penurunan pemasukan darah jika dibandingkan sebelum pandemi dikisaran 70 sampai 80 persen.

Sebelumnya, untuk kebutuhan darah setiap bulan 4000-5500 kantong, pengeluaran darah per bulan selalu diangka 5000 keatas. Kemudian untuk pemasukan setiap bulannya diangka 5000-6000 kantong.

“Ini dikarenakan instansi- instansi pemerintahan, perusahan, rumah ibadah, bank atau semua yang melakukan kegiatan donor darah sama sekali tidak ada yang menggelar donor darah bahkan hampir semua membatalkan,” paparnya.

Dikatakannya, adapun strategi untuk tetap memenuhi kebutuhan darah di Medan, pihaknya melakukan jemput bola seperti donor darah keluarga.

Reporter : Budi Lubis
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

RS Adam Malik Siagakan Pelayanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2025

mimbarumum.co.id – Rumah Sakit (RS) Adam Malik menyiagakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat selama libur dan cuti bersama Lebaran 2025...