
mimbarumum.co.id – Indonesia harus menghadapi jumlah pengangguran yang tinggi, kondisi kinerja menurun, aktivitas ekonomi melambat dan penyebaran virus yang masih terus meningkat.
“Pandemi Covid-19 ini juga memberikan dampak yang sangat besar pada dunia pendidikan yang dimana membuat kita terpaksa belajar secara daring serta terbatasnya kondisi infrastruktur yang terbatas seperti kuota yang mahal, sinyal yang belum merata, serta perangkat yang belum sesuai dalam proses belajar daring,” ujar Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof Dr Dadan Ramdan, Rabu M.Eng, MSc, Rabu (24/06/2020).
Ia mengaku pandemi Covid-19 sudah menjadi isu global yang telah menimbulkan dampak yang besar hampir di segala bidang termasuk di ekonomi, sosial, politik, budaya dan pendidikan.
Baca Juga : Politisi PPP Desak DLH Tutup Perusahaan Penghasil Limbah di Deliserdang
Materi pertama webinar dibawakan Psikolog Dr. Andik Matulessy, M.Psi, memberikan gambaran bagaimana beradaptasi terhadap kondisi yaitu New Normal serta reaksi yang berbeda beda terhadap individu dikarenakan pandemi yang saat ini sedang terjadi.
Kemudian materi Mr. Chilman Arisman mengenai alasan terbentuknya ASEAN, Perkembangan Keanggotaan ASEAN, Contoh bidang pembahasan di ASEAN sampai akhirnya Kerjasama ASEAN dalam merespon dan menghadapi Pandemi Covid-19.
Sedangkan Sutan Emir Hidayat, Ph. D memaparkan mengenai ekonomi keuangan syariah dengan cara mengembangkan industri produk halal yang unggul, memperkuat industri keuangan syariah lalu mengembangkan dana-dana sosial keagamaan melalui zakat.
Materi terakhir Dr. Abdul Rahman Shaleh, M.Si memberikan pandangan untuk tidak hanya sekedar proses adaptasi tapi juga melampaui adaptasi ditengah pandemi, menjadi resilien dengan situasi dan memenangkan situasi tersebut dan kemudian menjadi normal kembali.
Reporter : Mhd Nasir
Editor : Redaksi