Warga Terlibat Bentrok di Perumnas Mandala Serahkan Diri

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Lima warga terlibat bentrok di Perumnas Mandala beberapa hari menyerahkan diri ke Mapolrestabes Medan. Dari hasil penyelidikan kelima warga terancam Pasal 170 junto Pasal 351 subsider 406 KUHPidana.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak, Minggu (26/1/2020) membenarkan lima warga yang terlibat bentrok di Perumnas Mandala menyerahkan diri.

“Dari hasil pemeriksaan lima warga ini terlibat saling lempar batu dengan warga lainnya. Akibat pelemparan itu dua warga yang berada didekat masjid terluka. Rumah ibadah juga rusak akibat lemparan itu,” sebut Maringan.

Baca Juga : Perumnas Mandala Memanas, Provokator Dicari !!!

- Advertisement -

Kata Maringan lagi, bentrokan berawal dari penertiban warung tuak di Jalan Belibis 11. Namun pemilik warung tuak tidak terima dan terjadi adu argumentasi.

“Terjadi argumentasi dengan personel Satpol PP hingga akhirnya meja dan lain-lain diangkut. Malam harinya terjadi pelemparan ke arah Jalan Belibis 11. Disana ada rumah ibadah dan akhirnya warga keluar dan terjadi balasan. Akibatnya rumah ibadah hancur dan ada warga yang terluka,” sebut Maringan lagi.

Kelima warga yang kini diamankan yakni AG (37) dan DM (31) keduanya warga Jalan Padang, Gang Dostahe, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, RS (26) warga Jalan Elang Ujung, Kelurahan Tegalsari Mandala II, Medan Denai.

Kemudian AS (42) warga Jalan Elang, Kelurahan Tegalsari Mandala II, Medan Denai dan LFM (32) warga Jalan Parkit 6, Kelurahan Kenanga, Percut Seituan.

“Dua warga inisial LFM dan AS pasca bentrok menyerahkan diri ke kita. Dari dua warga ini diketahui ada tiga warga lain yang terlibat bentrokan. AG, DM dan RS kita jemput dari rumahnya didampingi oleh kepling setempat,” terang Maringan. (dody)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Biadab, Pemuda Jalan Rahmadsyah Medan Aniaya Balita Hingga Tewas

mimbarumum.co.id - Seorang pemuda berinisial ZI (38), warga Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, ini benar-benar sadis. Betapa tidak, pelaku...