mimbarumum.co.id – Pernyataan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution melukai hati masyarakat yang menuding proposal bantuan dana dari warga memiliki andil terhadap penangkapan Dzulmi Eldin KPK.
Pernyataan Akhyar ini langsung dikecam kalangan masyarakat dan pemuda. Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Medan, Edi Saputra, ST mengecam keras pernyataan Akhyar Nasution.
Dia menegaskan pernyataan Akhyar tersebut diyakini sangat melukai hati rakyat khususnya kalangan aktivis dan pengurus organisasi. ni
Baca Juga : Akhyar Kaget Eldin Ditangkap KPK
“Tak pantas saudara Akhyar Nasution berkata seperti itu, sebab diyakini sangat melukai rakyat. Apalagi penangkapan OTT Dzulmi Eldin kemarin karena terkait suap dari bawahannya. Jadi bukan soal proposal dari masyarakat atau organisasi,”kata Edi Saputra, Kamis (17/10/2019).
Edi Saputra mengajak kalangan masyarakat khususnya aktivis organisasi dan mahasiswa agar mencermati pernyataan Wakil Wali Kota Medan tersebut.
“Sebab kalau kita diam dan ikuti pernyataan wakil walikota itu, maka diyakini sebulan kedepan akan banyak organisasi baik ormas, pemuda dan mahasiswa yang tutup/mati,” kata mantan Ketua PC IMM Kota Medan ini.
Menurut Edi, peran organisasi sangat besar bagi kemaslahatan bangsa dan daerah serta turut membantu pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Namun berjalan tidaknya suatu organisasi ataupun kegiatannya tidak terlepas dari bantuan dana khususnya dari pemerintah. Apalagi soal bantuan dana atau bansos untuk organisasi dan masyarakat sudah jelas diatur oleh pemerintah,” terangnya.
Untuk itu, ia ini mengajak pengurus dan kader IMM agar aktif memainkan peran sosial kontrolnya di masyarakat.
“Kita berharap IMM Medan jangan latah ikut-ikutan menyoroti dan mengkritisi persoalan di tanah air atau pusat, sementara persoalan di daerah yakni Medan terabaikan. Salahsatunya soal pernyataan wakil walikota Medan ini, maupun seluruh program dan kinerja para pejabat Pemko Medan ini agar Medan Rumah kita benar-benar dirasakan seluruh rakyatnya,” tuturnya.
“Kita berharap Akhyar agar mencabut pernyataannya tersebut karena sangat berbahaya bagi masyarakat khususnya Kamtibmas di Kota Medan,” tegasnya. (mal)