Seorang Wartawan Jadi Korban

Berita Terkait

Medan, (Mimbar) – Seorang wartawan harian media cetak terbitan Medan, Drs Irwan Suherman menjadi korban penganiayaan seseorang yang diduga pelaku penggelapan uang. Perbuatan nekat MS itu justru dilakukan di di lantai dua gedung Sat Reskrim Polresta Medan, Selasa (21/6) siang.

Informasi yang dihimpun, penganiayaan yang dialami korban bermula ketika Iwan tengah meliput kasus dugaan penggelapan uang seratusan juta rupiah. Saat itu korban berupaya mengabadikan foto pelaku yang sedang diamankan di ruang penyidik Unit Ekonomi gedung Sat Reskrim Polresta Medan.

“Ketika hendak mengabadikan foto terduga pelaku penggelapan, pengacara pelaku langsung mendatangi saya sembari meminta saya menghapus foto MS,” ungkap Iwan ketika di ruang SPKT Polresta Medan untuk membuat laporan penganiayaan.

Korban menambahkan, saat itu permintaan pengacara pelaku supaya menghapus foto MS tak dihiraukan korban. Lantaran pelaku belum sempat diabadikan di kameranya.

- Advertisement -

“Saya belum sempat mengabadikan pelaku dengan kamera saya. Saat itu saya mengatakan kepada pengacara tersebut bahwa saya tengah bertugas untuk meliput dan jangan dihalangi,” ujarnya.

Suasana di lokasi, sambung korban, langsung heboh lantaran terjadi perdebatan yang sangat serius. Tiba-tiba pelaku mencekik tengkuk leher korban dari belakang sembari mengucapkan kata-kata sumpah serapah.

“Pelaku mengatakan kepada saya, kenapa rupanya kalau saya itu wartawan. Dan saya diminta menghapus foto tersebut,” jelas korban.

Korban kembali membeberkan, tiba-tiba pelaku memukul pinggang korban. Selanjutnya pelaku yang semakin emosi langsung mencakar lengan korban hingga luka-luka.

“Lengan saya terluka dan berdarah. Pelaku juga berupaya merampas HP saya, namun tak berhasil,” pungkasnya, sembari menambahkan situasi akhirnya reda setelah petugas kepolisian tiba di lokasi.(An)

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Pilihan

Biadab, Pemuda Jalan Rahmadsyah Medan Aniaya Balita Hingga Tewas

mimbarumum.co.id - Seorang pemuda berinisial ZI (38), warga Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, ini benar-benar sadis. Betapa tidak, pelaku...