Polmed Dorong Santri IC Abatha Kuasai Teknologi IoT

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Menyalakan lampu asrama tanpa menyentuh sakelar, memantau suhu ruangan melalui ponsel, hingga membuat penyiram tanaman otomatis. Hal-hal yang sebelumnya identik dengan teknologi modern kini mulai dipelajari para santri Pondok Pesantren Islamic Center Ali Bin Abi Tholib (IC Abatha), Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa.

Sebanyak 30 santri tingkat SMP dan Madrasah Aliyah (MA) mengikuti Workshop Internet of Things (IoT) yang digelar tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Medan (Polmed) pada 3–4 Oktober 2026. Kegiatan ini membuka kesempatan bagi para santri untuk mengenal sekaligus menciptakan teknologi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Tidak sekadar menerima materi, para santri diajak terlibat langsung dalam proses perakitan perangkat, pemrograman, hingga menghubungkan alat dengan aplikasi di ponsel. Mereka diperkenalkan pada berbagai komponen IoT dan mikrokontroler ESP32 sebagai perangkat utama untuk membangun sistem kendali berbasis internet.

Memasuki hari kedua, pembelajaran semakin menarik. Setiap kelompok ditantang membuat proyek teknologi berdasarkan persoalan yang mereka temukan di lingkungan pesantren.

Beragam gagasan pun bermunculan. Mulai dari lampu asrama pintar, penyiram taman otomatis, pengingat jadwal ibadah, hingga alat pemantau kelembapan ruang penyimpanan kitab. Seluruh proyek tersebut menunjukkan bahwa teknologi tidak harus selalu dimulai dari persoalan besar. Kebutuhan sederhana di sekitar juga dapat menjadi ruang lahirnya inovasi.

“Kami ingin santri tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta. Masalahnya ada di sekitar mereka, dan mereka sendiri yang paling paham solusinya,” ujar Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Polmed, Dr. Arfanda Anugrah Siregar, M.Si.

Workshop tersebut dipimpin Arfanda bersama Dr. Ismael, S.Kom., M.Kom., dan Dr. Ir. Herri Trisna Frianto, S.T., M.T. Tim juga melibatkan tiga mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi serta tenaga ahli pesantren, M. Fathoni.

Dampak kegiatan tidak hanya terlihat dari proyek yang berhasil dirakit para santri. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti workshop.

Rata-rata nilai pengetahuan santri yang semula 45,7 meningkat menjadi 80,5. Artinya, terdapat kenaikan sebesar 34,8 poin setelah mengikuti pembelajaran selama dua hari.

Seluruh kelompok juga berhasil menghasilkan perangkat yang berfungsi. Capaian ini menjadi indikator bahwa materi yang diberikan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diterjemahkan menjadi keterampilan praktik.

Pimpinan Ponpes ICABAT, Rabiah Adawiyah, M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pengenalan teknologi menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan dan kemampuan santri menghadapi perkembangan zaman.

“Kami berharap kegiatan ini berlanjut dan menjadi program unggulan pesantren,” katanya.

Lahirnya Klub IoT Santri

Agar pembelajaran tidak berhenti setelah workshop berakhir, tim Polmed menyerahkan 10 unit starter kit IoT beserta modul praktik kepada pihak pesantren.

Dukungan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Klub IoT Santri. Klub ini akan menjadi wadah bagi para santri untuk melanjutkan eksperimen, mengembangkan proyek, dan memperdalam keterampilan teknologi dengan pendampingan tenaga ahli pesantren.

Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi lahirnya inovasi-inovasi baru dari lingkungan pesantren. Santri tidak hanya dibekali pengetahuan keagamaan, tetapi juga didorong memiliki kecakapan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Melalui kolaborasi Polmed dan Ponpes ICABAT, pengenalan Internet of Things menjadi pintu masuk menuju pembelajaran yang lebih aplikatif. Dari sebuah rangkaian elektronik sederhana, para santri mulai memahami bahwa teknologi bukan sekadar sesuatu yang digunakan, melainkan sesuatu yang bisa mereka ciptakan untuk memberikan manfaat.

Reporter: Dzaky

TINGGALKAN KOMENTAR

Berita Pilihan

UINSU Medan Berkolaborasi AFEBI Perkuat Ekonomi Nasional dan Global

mimbarumum.co.id - Kongres XIV Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) Medan sebagai wadah kolaborasi dalam memperkuat sinergi akademik,...