mimbarumum.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menggandeng Aliansi Indonesia Damai (AIDA) untuk membuka ruang refleksi mengenai dinamika kehidupan keagamaan dan pengalaman kekerasan di masa lalu.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Halaqah Alim Ulama bertajuk “Menguatkan Ukhuwah Melalui Pendekatan Ibrah” yang akan digelar di Hotel Santika Dyandra Medan, Rabu (12/8/2026).
Halaqah ini tidak hanya diarahkan sebagai forum keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengambil pelajaran atau ibrah dari berbagai pengalaman yang pernah terjadi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat ukhuwah sekaligus mendorong kehidupan umat yang lebih damai dan berkeadaban.
MUI Sumut dan AIDA menilai penguatan ukhuwah membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Pengalaman masa lalu, termasuk berbagai persoalan yang pernah mengiringi perjalanan gerakan keislaman dan konflik kekerasan, dinilai penting untuk menjadi bahan pembelajaran.
Menariknya, halaqah tersebut menghadirkan tokoh dengan latar belakang yang beragam. Selain ulama dan akademisi, forum juga menghadirkan tokoh yang memiliki pengalaman langsung dalam dinamika gerakan keislaman serta peristiwa kekerasan di Indonesia.
Keragaman pengalaman tersebut diharapkan membuka dialog yang konstruktif. Para peserta tidak hanya diajak melihat persoalan dari sisi keagamaan, tetapi juga memahami pengalaman sosial yang pernah terjadi agar berbagai persoalan serupa tidak kembali berulang.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, Dr. Basnang Said, dijadwalkan menjadi keynote speaker dalam kegiatan tersebut.
Melalui forum ini, MUI Sumut bersama AIDA mendorong pentingnya membangun ukhuwah dengan menjadikan pengalaman masa lalu sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran.
Pendekatan ibrah menjadi titik tekan kegiatan tersebut: bukan sekadar mengingat apa yang pernah terjadi, tetapi mengambil pelajaran untuk menentukan sikap yang lebih bijak dalam menghadapi dinamika kehidupan umat di masa kini.
Halaqah diharapkan menjadi ruang perjumpaan antara ulama, akademisi, dan para tokoh yang memiliki pengalaman berbeda untuk memperkuat dialog, memperluas perspektif, serta mendorong kehidupan keagamaan yang semakin damai di tengah masyarakat.
Reporter: Ngatirin/rel



